Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, kemarin.

Pertemuan tersebut untuk membahas kerja sama terkait peningkatan ekspor kedua negara.Sebelum menemui Luhut, Mafasumi sudah berkunjung ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk meningkatkan investasi yang berorientasi ekspor di Indonesia.

“Saya menemui Pak Luhut untuk bekerja sama dalam ekspor dan investasi,” kata Ishii di kantor Kementerian Koordinator Bidang Ke maritiman dan Investasi Jakarta, kemarin.

RelatedPosts

Selain kerja sama peningkatan ekspor, dia juga menjelaskan mengenai penjajakan peralihan teknologi dan sektor infrastruktur.Namun, dia tidak menjelaskan, lebih lanjut mengenai investasi peralihan teknologi dan infrastruktur tersebut.

“Kita akan lakukan peningkatan ekspor, peralihan teknologi, pembangunan infrastruktur dan lain lain. Namun, besaran investasinya belum bisa disebutkan,” ujar Ishii.

Pertemuan Luhut dengan perwakilan Jepang ini adalah yang kedua kali. Sebelumnya, Luhut bertemu dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Hiroshige Seko.

Dalam pertemuan itu, Luhut meminta pemerintah Jepang untuk mempercepat realisasi sejumlah kerja sama, di antaranya rencana budidaya perikanan di kawasan Natuna. Seperti diketahui, pemerintah Indonesia memang gencar menjajaki kerja sama dengan Jepang.

Negeri Matahari Terbit itu juga menjadi negara yang cukup giat berinvestasi di Indonesia. Belum lama ini, CEO Softbank Masayoshi Son resmi menyuntikkan modal ke Grab untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dan startup di tanah air.

Luhut juga mengatakan, Presiden Jokowi meminta Softbank untuk menambah investasinya sebesar 1 miliar dolar AS, sehingga total yang akan diinvestasikan menjadi 5 miliar dolar.

“Dengan begitu tambahan investasi barunya sebesar 3 miliar dolar AS atau setara Rp 42 triliun. Sebelumnya sudah investasi 2 miliar dolar AS,” ujar Luhut.

Dia juga memastikan Indonesia tetap membuka peluang untuk terlibat dalam kerja sama dengan negara manapun, sepanjang membawa investasi ke Indonesia.

“Dengan negara mana aja mungkin, dari bulan kalau ada, mau bawa duit ke Indonesia kita persilakan,” tegas Luhut.

Source :

RMCO

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate