Wasekjen PPP minta PSI jelaskan asal-usul dana kampanye Rp 185 miliar

Foto : merdeka.com/muhammad luthfi rahman

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan dana awal kampanye partai politik di Pemilu 2019 ke Komisi II DPR. Dalam laporan itu, dana kampanye Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lebih besar dari partai lainnya senilai Rp 185 miliar.

Menanggapi hal itu, Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyatakan, PSI harus membuktikan asal usul dana kampanye yang dilaporkan ke KPU. Sebab, kata dia, dana itu harus jelas dan transparan. “Namun setiap parpol harus mampu membuktikan asal dana kampanye atau sumber dana kampanye. Yang penting sumbernya jelas.

Jadi bukan soal besar-kecilnya dana kampanye yang dilaporkan,” kata Baidowi saat dihubungi merdeka.com, Rabu (16/10). Menurutnya setiap partai politik memiliki kebutuhan kampanye yang berbeda-beda. Namun, dia tetap mengingatkan dana tersebut perlu dijelaskan asal-usulnya. “Sebenarnya itu hak masing partai politik menyebutkan dana kampanye yang disiapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPU melaporkan jumlah dana kampanye partai politik untuk Pemilu 2019. Laporan Ketua KPU Arief Budiman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR, Selasa (16/10). Arief mengungkap beberapa nominal dana kampanye sementara partai politik peserta Pemilu 2019:

1. PDI Perjuangan Rp 101,8 miliar

2. Partai Gerindra Rp 71,8 miliar

3. Golkar Rp 110 juta

4. Demokrat Rp 299,8 juta

5. NasDem Rp 505 juta

6. PKS Rp 12 miliar

7. PKB Rp 1,3 miliar

8. PPP Rp 410 juta

9. PAN Rp 50 juta

10. PBB Rp 16 miliar

11. PKPI Rp 255 juta

12. PAN Rp 50 juta

13. Perindo Rp 510 juta

14. PSI Rp 185 mil

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


14 − six =