Tiga Satpol PP Pembuat Senpi Rakitan di Rejang Lebong Diringkus

Source: Internet

 

Tiga oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Rejang Lebong, Bengkulu, diringkus anggota Reskrim Polres setempat, karena diduga membuat senjata api rakitan.

Kepala Bagian (Kabag) OPS Polres Rejang Lebong, Kompol Firdaus didampingi Kasat Reskrim, AKP Chusnul Qomar, di Bengkulu, Kamis (12/10), membenarkan hal tersebut. “Ada tiga anggota Satpol Rejang Lebong, kita diringkus karena diduga membuat membuat senjata rakitan,” ujarnya.

Dijelaskan, tiga oknum Satpol PP berstatus honorer atau tenaga harian lepas (THL) di Pemkab Rejang Lebong tersebut, diamankan petugas pada Rabu (11/10) sekitar pukul 11.00 WIB di mes Pemkab Rejang Lebong, yang berlokasi dekat kantor Diskominfo setempat.

Tiga oknum Satpol PP yang diringkus anggota Polres Rejang Lebong itu, yakni HH (54), warga Desa Tanjung Sanai, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PU), PDF (23), warga Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, dan MK (20), warga Desa Transad, Kecamatan Bermani Ulu Raya.

Selain itu, Polres Rejang Lebong juga mengamankan seorang wanita berinisial Ml (24) warga Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang dan satu orang lagi AA (30), warga Cawang Baru, Kecamatan Curup Timur, diduga sebagai pemesan senpi rakitan tersebut.

“Jadi, selain mengamankan tiga anggota Satpol PP, kami juga mengamankan dua orang lain, yakni satu orang wanita dan satu laki-laki yang diduga sebagai pemesan atau calon pembeli dari senjata rakitan tersebut,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan polisi dari tersangka, di antaranya dua pucuk senpi rakitan jenis laras pendek, satu di antaranya sudah jadi dan satu lagi masih dalam proses penyelesaian.

Selain itu, peralatan merakit yang turut disita polisi, antara lain satu unit mesin trapo las, tang penjepit, sejumlah potongan besi, palu, gerinda mesin, dan bor mesin, serta satu butir amunisi kaliber 3,8 milimeter, dan perlengkapan lainnya.

Di tempat kejadian perkara (TKP) anggota Reskrim Polres Rejang Lebong juga menemukan narkoba jenis sabu berikut alat isap barang haram tersebut. Diduga barang haram ini milik para tersangka.

Penangkapan anggota Satpol PP Pemkab Rejang Lebong, pembuat senpi rakitan tersebut, atas informasi yang diberikan masyarakat kepada petugas tentang penjualan senjata api di mes Pemkab Rejang Lebong.

Mendapat informasi tersebut, kata Kompol Firdaus pihaknya menurunkan beberapa anggota ke lokasi sasaran dan berhasil meringkus pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP.

Untuk mengungkapkan kasus ini, Polres Rejang Lebong, masih melakukan pengembangan, termasuk mencari barang bukti lainnya. Sebab, diduga senjata api yang diproduksi ketiga oknum anggota Satpol ini, sudah banyak dijual.

Namun, untuk membuktikan dugaan tersebut polisi masih melakukan pendalaman kasus tersebut. “Yang jelas, siapa saja yang terbukti terlibat dalam kasus pembuatan senjata api rakitan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Polisi Pamong Praja Pemkab Rejang Lebong, Rahman Yuzir mengakui adanya penangkapan ketiga oknum Satpol PP honorer yang bertugas di wilayah Kota Curup dan wilayah kecamatan di Lembak.

“Tiga oknum anggota Satpol PP ini, akan kami berikan sanksi tegas berupa pemberhentian terhitung sejak mereka ditangkap polisi pada Rabu (11/10),” ujarnya.

Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi, Kamis (12/10), belum dapat dikonfirmasi terkait tiga oknum anggota Satpol PP setempat ditangkap polisi karena diduga terlibat kasus pembuatan senjata api rakitan.

Source :

Usmin

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


one + five =