Tiga Bandit Pakai Jimat Kebal Tembak, Eee.. Tak Berkutik Sama Polisi

Source: Internet

 

Petualangan tiga bandit berjimat yang sudah malang melintang di dunia kejahatan, kini berakhir sudah. Jimat yang diakui pelaku selalu membawa keberuntungan untuk lolos dalam setiap aksi mereka, akhirnya luntur.

Mereka akhirnya tak berkutik, saat petugas melakukan penyergapan dilokasi persembunyian mereka di Kelurahan Cilangkap Kecamatan Tapos Kota Depok. Pelaku pencurian yang ditangkap yakni, T 23, E 45, dan H 30.

Selain tiga tersangka, petugas juga mengamankan EL 50, penadah barang curian.

Pengakuan mengejutkan dari H, salah satu tersangka. Menurutnya, jimat selalu digunakan, agar kebal saat ditembak jika tertangkap polisi dan mulus dalam setiap aksi mereka. “Jimat itu untuk kebal dari peluru dan memuluskan aksi saat mencuri,”kata H, satu tersangka.

Bagi komplotan bandit tiga sekawan ini, dalam menjalankan aksinya, mereka tidak pernah memilah-milah barang yang hendak dicuri.

“Ada barang apa saja, kami angkut. Tv, HP, kabel cadan, kamera digital, emas dan uang serta barang lain yang kami temui dalam rumah yang kami masuk, kami langsung ambil. Barang yang mudah dibawa,”ujarnya.

Sebelumnya, dalam jumpa pers Rabu (18/10/2017), Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky Pastika didampingi Kasat Reskrim, AKP Bimantoro Kurniawan dan Kasubag Humas, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, ketiga pelaku pencurian rumah kosong ini ditangkap, setelah Satreskrim Polres Bogor melakukan penyelidikan terkait laporan pencurian dengan pemberatan yang masuk.

Para pelaku yang berbagi peran saat beraksi menggunakan modus, berpura-pura mengetok pintu rumah yang ditarget.

Saat tidak ada jawaban, mereka beraksi dengan merusak kunci rumah. Pelaku lalu menggasak barang apa saja yang ditemukan.

Menurut AKBP Dicky, dalam pemeriksaan, para tersangka mengaku, mereka sudah 30 kali melakukan aksi pencurian terhadap rumah kosong diwilayah Bogor dan Depok. “Kalau pengakuan penadah, dia sudah sering menerima barang diduga hasil curian lebih dari 20 kali,”kata AKBP Dicky.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


3 × 5 =