Tepergok Curi Motor di Masjid, Maling Tewas Dihajar Massa

Source: Internet

 

Seorang pria berkaus biru dan celana jeans biru tewas dihajar warga setelah tepergok mencuri sepeda motor di pelataran parkir Masjid Al Ikhlas Jln Karya Tani, Kel Pangkalan Mansur, Medan Johor, Minggu (8/10/2017) pukul 05.00 WIB.

Sementara itu, rekan pelaku lepas dari amukan warga karena kabur.

Seorang jemaah masjid, Amin mengatakan, saat para jemaah masjid hendak menunaikan sahlat subuh, kedua pelaku sudah tampak mengintai sepeda motor yang sedang ditinggal pemiliknya di pelataran parkir masjid.

Satu pelaku bahkan sempat masuk ke areal masjid berpura-pura mengambil air wudhu.

Di tempat itu, salah satu pelaku sempat mondar-mandir dengan niat mengincar sepeda motor. Sedangkan pelaku lainnya menunggu di atas sepeda motor Yamaha RX King sembari memantau situasi.

Saat seorang pelaku mulai menghidupkan sepeda motor Honda Beat yang hendak dicuri, Amin dan beberapa warga yang sebelumnya juga sudah curiga langsung menyiapkan jebakan.

Gerbang masjid ditutup sehingga pelaku terjatuh dan tidak bisa keluar dari pekarangan masjid.

“Pelakunya ada dua orang. Yang satu nunggu di kereta (sepeda motor) di luar masjid, yang satunya lagi sebagai eksekutor. Aku udah curiga awalnya karena enggak pernah lihat sebelumnya. Kuintiplah dan ternyata betul niatnya memang mau mencuri kereta (sepeda motor),” ujar Amin.

Setelah pelaku dan sepeda motornya tersungkur, pelaku tak juga berhenti. Dia kemudian berlari meninggalkan sepeda motor curiannya ke areal belakang masjid dan tak dapat dikejar warga.

Sementara itu, pelaku yang menunggu di atas sepeda motor Yamaha RX King ditangkap dan dihajar warga yang berdatangan setelah mendengar teriakan maling oleh para jemaah masjid. Pelaku tewas di tempat.

Warga maupun polisi tidak menemukan identitas apa pun dari saku celana pelaku yang tewas dihajar massa.

Saat ini, jenazahnya berada di RS Bhayangkara. Pelaku diduga berusia 20-25 tahun.

“Kami mendapat informasi dari kepling setempat dan langsung ke lokasi. Kami melihat pelaku tidak sadarkan diri. Setelah kami bawa ke RS Bhayangkara dinyatakan sudah meninggal,” ucap Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna.

Dia mengimbau bagi masyarakat yang mengenal keluarganya agar bantu menginformasikan.

“Belum diketahui identitasnya dan keluarganya pun belum ada yang datang. Kami memberitahukan kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya supaya datang ke RS Bhayangkara,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


2 × five =