Tarik Brosur, Kangen Water Bantah Klaim Mengobati Penyakit

Source: Internet

 

PT.Enagic Indonesia (Kangen Water) menarik dan memusnahkan ribuan brosur yang mengklaim dapat mengobati/menyembuhkan sejumlah penyakit. Penarikan/pemusnahan tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan Kementerian Kesehatan RI untuk menarik brosur-brosur yang tidak sesuai, yaitu adanya pernyataan mesin Kangen Water merupakan sejenis medical device, dapat menyebuhkan penyakit, dan pencantuman logo Kementerian Kesehatan.

“Menindaklanjuti permintaan Kementerian Kesehatan RI, kami telah melakukan penarikan brosur-brosur dari 55 ribu distributor kami di Indonesia. Dengan ini kami meminta maaf kepada Kementerian Kesehatan RI dan kepada masyarakat Indonesia,” kata Direktur PT.Enagic Indonesia, Toshinari Irei di Jakarta, Selasa (28/11).

Toshinari menjelaskan, sejak hadir di Indonesia pada 2013, PT.Enagic hanya menjual mesin pengionisasi air.”Sejak 2013, kami sudah menjual 55 ribu unit mesin pengionisasi air kepada 55 ribu distributor. Tahun ini kami menjual 20 ribu unit mesin dan tahun 2018 kami menargetkan penjualan bisa melebihi tahun ini,” lanjut Irei yang menjual mesin Kangen Water  mulai harga Rp25 juta, Rp27 juta, Rp48 juta, hingga Rp68 juta per unit.

Irei menerangkan, para distributor itu selanjutnya memproduksi air ionisasi dengan merek Kangen Water yang dalam bahasa Jepang berarti air kembali ke alam. Para distibutor itu juga yang membuat brosur dengan klaim berlebihan. “Sekali lagi kami meminta maaf atas klaim air ini dapat menyembuhkan penyakit. Kami juga sudah mengirimkan surat terbuka kepada seluruh distributor untuk tidak melakukan hal itu lagi,” tegas Irei.

dr.Andhyka Sedyawan, perwakilan distributor Kangen Water menjelaskan, klaim berlebihan itu merupakan kekeliruan para distributor. “Tidak ada yang bisa menyembuhkan kecuali Allah, air Kangen Water merupakan air ionisasi yang mengandung H2 dan O2 dan ber-PH basa, yang hanya menyehatkan dan membantu proses penyembuhan penyakit, bukan menyembuhkan,” ujar Andhyka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


three × two =