Talud Roboh Saat Sedang Diperbaiki, Seorang Pekerja Tewas

Source: Internet

 

Seorang buruh bangunan tewas tertimpa material saat tengah memperbaiki talud di Desa Karangtengah RT 4 RW 1 Kecamatan Kertanegara, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (16/10/2017).

Talud sepanjang 6 x 3,5 meter tersebut tiba-tiba runtuh saat diperbaiki dan menimpa empat orang pekerja yang sedang berada di bawahnya.

Kepala Desa Karangtengah, Agus Sinarno mengatakan, kejadian bermula saat korban bernama Budiyanto alias Ahmad Sarifudin (55) bersama enam rekannya diminta untuk memperbaiki talud penahan tebing yang berada di belakang rumah milik Rosidun (40). Mereka bekerja memperkuat pondasi talud yang retak.

“Saat sedang merapikan lubang pondasi, tiba-tiba talud setinggi 3,5 meter itu runtuh dan menimpa empat orang pekerja,” katanya.

Dua orang berhasil menyelamatan diri, dan hanya mengalami luka ringan. Satu orang bernama Judianto (38) kakinya tertimpa reruntuhan, hingga harus dilarikan ke Puskesmas. Sedangkan Budiyanto yang terlambat berlari terkubur di bawah reruntuhan talud.

Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha menggali material talud dengan alat seadanya. Meski sudah berusaha semaksimal mungkin, namun nyawa korban tidak dapat ditolong.

“Jasad Budiyanto baru berhasil dievakuasi sekitar setengah jam kemudian, posisi korban saat itu tertelungkup,” ujar Agus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Karangtengah, Budiyanto meninggal karena kehabisan oksigen.

Terpisah, Staf Pemerintah Desa Karangtengah, Mubarok mengatakan kejadian tersebut tidak diprediksikan, sebab bagian talud yang mengalami longsor akibat hujan berjarak sekitar 5 meter dari talud yang roboh.

“Niat diperkuat taludnya karena akhir-akhir ini hujan lebat. Takut bagian belakang rumah pak Rosidun amblas, malah roboh saat dikerjakan,” katanya.

Kapolsek Karanganyar, Ajun Komisaris Sayono bersama perangkat desa kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk dimakamkan. Ia menhimbau agar warga berhati-hati dalam melakukan pekerjaan bangunan.

“Intensitas hujan tinggi, Kami harap masyarakat berhati-hati. Terutama berkaitan dengan dinding penahan tebing agar dibuatkan penyangga selama pengerjaan berlangsung,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


5 + 12 =