Takut dibunuh, suami tikam istri yang bawa gunting buat buka kartu perdana

Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

 

Tutuk Harnanik (31) warga Desa Puloniti, RT 08 RW 03 Kecamatan Bangsal, Mojokerto, Jatim, dianiaya menggunakan gunting oleh suaminya sendiri Ari Wahyu Saputro (35) di toko HP miliknya di kawasan Pekukuhan Kecamatan Mojosari. Penganiayaan itu diduga lantaran persoalan rumah tangga.

Kasubag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto mengatakan, peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya saat di toko tiba-tiba cekcok mulut karena persoalan rumah tangga. Ari menggunakan gunting melukai tangan Tutuk.

“Korban membawa gunting mau membuka kartu perdana HP, tetapi dikira akan membunuh tersangka. Gunting direbut oleh tersangka dan ditusukan ke korban namun di tangkis hingga mengenai tangan kanan korban,” kata AKP Sutarto, Kamis (26/10).

Korban kemudian melapor ke Polres Mojokerto dan sekarang ini kasusnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto. Tersangka sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka sudah kita amankan untuk proses pemeriksaan. Tersangka kita jerat dengan pasal pasal 44 ayat 1 dan ayat 4, Undang-Undang RI No 23 tahun 2004, tentang penghapusan KDRT. Ancaman hukumannya 4 bulan penjara,” ucap Sutarto.

Source :

merdeka

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


sixteen − eight =