Soal politikus sontoloyo, NasDem sebut Jokowi muak dengan oknum asal kritik

Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar

 

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago, menilai pernyataan Presiden Jokowi soal ‘politikus sontoloyo’ bentuk kegeramannya terkait kritik sejumlah oposisi. Jokowi melihat sejumlah politikus tak bisa membedakan mana kebijakan yang harus didukung dan perlu dikritisi.

“Kalau orang santun seperti Pak Presiden sudah bicara agak keras, itu pasti karena beliau sudah mulai muak nih dengan oknum-oknum yang tidak dapat membedakan mana kepentingan rakyat yang harus didukung bersama dan mana yang harus dikritisi dengan data,” kata politikus NasDem itu melalui pesan singkat, Rabu (24/10).

Irma menuturkan, selama ini Jokowi hanya diam dikritik macam-macam yang bersifat hoaks. Namun, justru lawan politiknya menuding Jokowi tidak tegas.

“Sekarang mereka baru tahu, jika kesabaran orang itu ada batasnya,” ucapnya.

Irma heran banyak politikus yang mengkritisi rencana pencairan dana kelurahan. Apalagi jika pemerintah kelurahan dan desa dituding bakal menyelewengkan dana tersebut.

“Ngapain juga tidak percaya dengan Lurah dan Kades dalam soal pengelolaan dana, toh mereka para Kades dan Lurah juga sudah diawasi oleh wakil rakyat, KPK dan pengawas pendamping desa dan warga,” kata dia.

Oposisi, tambah Irma, jangan curiga dana kelurahan ini sebagai politisasi di masa kampanye. Dia sarankan oposisi kawal kebijakan ini, bukannya malah menghalangi.

“Curiga dipolitisasi, curiga kalo nanti dana kelurahan tidam bermanfaat, sebagai partai oposisi silahkan kawal dan kontrol, jangan malah menghalangi program pro rakyat dong,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram lantaran rencana penganggaran Dana Kelurahan jadi polemik. Dia heran niat baik pemerintah ingin membantu rakyat justru dipolitisasi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantas mengingatkan rakyat agar hati-hati dengan para politikus. Sebab, kata dia, ada banyak politikus baik di Tanah Air, namun ada juga politikus sontoloyo.

“Hati-hati banyak politikus baik-baik tapi banyak juga politikus sontoloyo. Kita lihat mana yang bener mana yang enggak betul. Kita lihat jangan sampai dibawa oleh politikus-politikus hanya untuk kepentingan sesaat, memudarkan kesatuan persatuan dan persaudaraan kita,” pesannya.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


18 − 8 =