Sandiaga Uno safari politik di Jember

merdeka.com

 

Merdeka.com – Calon wakil presiden Sandiaga Uno menyapa warga Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sandiaga mengunjungi sejumlah lokasi di Jember seperti Pasar Tanjung, Rien Collection dan Pondok Pesantren Al-Qodiri.

“Ada beberapa lokasi yang dikunjungi pak Sandiaga hari ini yakni Pasar Tanjung dan Rien Collection, rumah juang pemenangan Prabowo-Sandiaga di Jember, serta bertemu dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI),” kata Ardi Pudjo, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga seperti dikutip Antara, Minggu (7/10).

Kehadiran pasangan Prabowo Subianto itu di Pondok Pesantren Al-Qodiri pada Jumat (6/10) malam disambut pengurus pesantren setempat.

“Sandiaga juga melaksanakan salat Subuh di Masjid Raudlatul Muhlisin, namun hal tersebut bukan bagian dari kampanye,” ucap politisi Partai Gerindra Jember itu.

Menurutnya, tim pemenangan Prabowo-Sandiaga akan menaati aturan untuk tidak menggunakan sejumlah tempat untuk kegiatan kampanye seperti tempat ibadah. Lagipula, Sandiaga hanya beribadah tanpa menggunakan atribut kampanye.

“Setelah melaksanakan salat Subuh, Sandiaga menyapa para pedagang di Pasar Tanjung Jember dan berdialog dengan mereka. Sedangkan agenda ke car free day di alun-alun dibatalkan karena padatnya jadwal kunjungan beliau,” ungkapnya.

Sandiaga Uno juga bertemu sejumlah warga dan relawan di kawasan Rien Collection, kemudian di rumah juang pemenangan Prabowo-Sandiaga dan bertemu sejumlah pengusaha muda di Tarutama Nusantara (TTN).

“Setelah pertemuan itu, Sandiaga akan menuju ke Bandara Notohadinegoro Jember menuju ke Surabaya dan langsung ke Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Jember Devi Aulia Rohim mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan dari tim kampanye Prabowo-Sandiaga terkait dengan kedatangan cawapres nomor urut 02 tersebut.

“Kami terus melakukan pengawasan terhadap kegiatan kampanye Sandiaga Uno di Jember untuk memantau apakah ada pelanggaran yang dilakukan atau tidak, karena salah satu kunjungannya ke Masjid Raudlatul Muchlisin, yang sesuai aturan tempat ibadah dilarang untuk kegiatan kampanye,” katanya.

Selama hanya menjalankan kegiatan ibadah saja, lanjut dia, hal tersebut diperbolehkan, namun tidak boleh menyebarkan atribut kampanye dan mengajak masyarakat yang beribadah di sana untuk memilih pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


ten + two =