Sandiaga dengar cerita Gubernur Sulteng soal dahsyat bencana Palu

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyempatkan diri menziarahi makam pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua di kompleks Masjid Alkhairaat. Ziarah tersebut dilakukan saat dia melakukan kunjungan ke Kota Palu.

Foto ; Liputan6.com/Delvira Hutabarat

 

 Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyempatkan diri menziarahi makam pendiri Alkhairaat Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua di kompleks Masjid Alkhairaat. Ziarah tersebut dilakukan saat dia melakukan kunjungan ke Kota Palu.

Sebelum melakukan ziarah, Sandiaga terlebih dahulu bersilaturahmi ke kediaman Habib Ali di Jalan Bakuku No 1, Palu Barat. Ia diterima di balai-balai bambu di halaman rumah Habib Ali. Dalam kunjungannya, dia ditemani Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola.

“Ini bentuk pemulihan trauma,” kata Habib Ali kepada Sandiaga sambil mempersilakan dia naik dan duduk di balai-balai.

Seperti dilansir dari Antara, sambil bersandar pada sebuah bantal besar, Sandiaga mendengarkan Habib Ali dan Longki Djanggola menceritakan kejadian gempa yang memicu tsunami dan likuifaksi di Palu, Donggala dan Sigi pada akhir September.

“Saya saat itu sedang berada di Lende dan merasakan guncangan gempa bumi cukup keras karena memang tidak jauh dari pusat,” kenang Habib Ali.

Sementara, Longki menuturkan, saat gempa dirinya sedang berada di Kabupaten Tojo Una-una untuk menjalankan tugas pemerintahan. Setelah kejadian gempa, dia langsung memutuskan kembali ke Palu.

Usai silaturahmi dan ziarah, Sandiaga bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi likuifaksi di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Di sana, dia berjalan di atas reruntuhan puing bangunan rumah dan berdialog dengan warga sekitar yang menjadi korban.

Sandiaga mengatakan, berdasarkan laporan hanya 20 persen dari 450 keluarga di kelurahan yang selamat dari bencana.

“Kita dapat mengambil hikmah dari musibah ini,” tutupnya.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


19 − 14 =