Rendra Kresna tersangka, NasDem yakin tak pengaruhi suara di Malang Raya

Foto : Merdeka.com

 

Partai NasDem meyakini penetapan Rendra Kresna sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan menurunkan perolehan suara di Malang Raya, baik Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).

Rendra sendiri sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Timur, sebelum kemudian digantikan oleh Sri Sajekti ‘Jeanette’ Sudjunadi. Termasuk posisinya sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Jawa Timur juga digantikan kader lain.

Sementara posisi sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Tim Kampanye Kabupaten Malang digantikan Sanusi, Wakil Bupati Malang yang saat ini menjadi pelaksana tugas (Plt) menggantinya.

“Saya rasa tidak (berpengaruh), karena partai dikelola secara kolektif kolegial, tidak tergantung pada orang per orang. Jadi Pak Rendra kita tahu ditetapkan sebagai tersangka, tidak langsung mesin partai mati. Tapi masih terus berjalan sebagai mestinya,” kata Ipong Muchlissoni, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Nasdem Jawa Timur di Kota Malang, Sabtu (20/10).

Ipong hadir dalam Konsolidasi Pemenangan Caleg Partai Nasdem Malang Raya (Dapil V) itu mengaku semakin optimis setelah melihat antusiasme kader dan masyarakat. Sehingga optimis target yang ditetapkan dapat tercapai.

“Malang ini konsolidasi kita yang ke-10 dari 11 Dapil di Jawa Timur. Kita sudah keliling dan dari keliling itu antusiasme luar biasa dari kader dan masayarakat. Tentu harapan target menjadi partai tiga besar itu bisa tercapai,” katanya.

Sementara itu, Malang Raya dinilai penting sekali karena jumlah pemilihnya yang cukup besar. Karena itu akan menjadi penentu baik target Jawa Timur bahkan nasional. Malang Raya yang saat ini memiliki satu kursi DPR RI ditargetkan naik menjadi 2 kursi.

Ipong juga menargetkan, kemenangan minimal 60 persen untuk kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Malang Raya dalam Pilpres 2019.

“Jawa Timur bisa 60 persen, itu minimal, jadi kalau di rata-rata, Malang harus menang 60 persen,” tegasnya.

Kata Ipong juga, Partai Nasdem dengan kantong suara di daerah Tapal Kuda yang meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi pada Pemilu 2014 semakin meluas. Jumlah kadernya terus bertambah di daerah Mataraman, yang meliputi Blitar hingga perbatasan Jawa Tengah.

“Perolehan 2014 daerah tapal kuda, tapi dalam perkembangan seperti di daerah Mataraman, seperti daerah saya cukup bagus juga,” katanya.

Ipong yang juga Bupati Ponorogo menargetkan dua kursi untuk DPR RI dan memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebesar 70 persen.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


4 × 3 =