Rampas HP Mahasiswi, Jambret Didor Polisi

Source: Internet

 

Nasib ST (27), akhirnya ditembak polisi lantaran kepergok beraksi di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

ST mengalami luka tembak di betis kanannya usai merampas handphone seorang mahasiswi bernama Fia Alifa (19). Dari tangan ST, polisi menyita satu unit handphone milik korban.

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Endang Sukmawijaya mengatakan, pihaknya tengah memburu satu pelaku lain yang berhasil kabur. “Identitasnya sudah kita kantongi, dan tengah dalam pengejaran tim Vipers Polsek Kelapa Dua,” katanya, Rabu (18/10/2017).

Kapolsek menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa malam. Bermula ketika mahasiswi asal Tangerang ini hendak pulang ke rumahnya di Karawaci, usai kuliah. Namun saat sedang menunggu ojek yang dia pesan melalui aplikasi. Tiba-tiba saja dua pria mendekatinya, dan berpura-pura menanyakan alamat.

“Saat sedang menanyakan alamat, salah satu pelaku mendekat dan langsung merampas handphone yang sedang digenggam korban,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, korban yang berusaha merebut barang miliknya itu sempat mengejar pelaku dan meneriaki kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor.

“Korban hampir bisa menangkapnya, tapi kemudian terjatuh karena pelaku mengendari sepeda motor,” kata Endang.

Beruntung, saat kejadian ada tim Vipers Polsek Kelapa Dua tengah berpatroli, dan melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap setelah satu butir timah panas menyarang di kaki kanannya.

“Kami harus mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku dibagian betis kaki kanan korban karena pelaku berusaha kabur saat penyergapan,” imbuhnya.

Menurut Endang, ST diketahui sudah belasan kali melakukan aksi perampasan di wilayahnya. Akibat perbuatan itu, ST dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Source :

Poskota

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


nineteen − thirteen =