Produknya Dibeli Jokowi, Nah Project Cerita Suka Duka Bisnis Sepatu

Foto: Istimewa (instagram @nah.project)

 

Nah Project mungkin bisa dikatakan beruntung karena sneakers yang mereka buat dipakai Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, perjalanan Nah Project penuh suka duka.

Rizky Arief Dwi P, salah satu Founder sekaligus CEO Nah Project menyampaikan, dia bersama tim intinya yang total 8 orang mengalami banyak suka duka sejak merintis bisnis sepatu pada Oktober 2017.

“Kalau suka dukanya sebenarnya banyak lah, kesulitan untuk bisa survive, maksudnya banyak hal yang kita rasa, kita tuh brandingnya terlalu high untuk level internal kita yang sebenarnya belum terlalu siap untuk produk seperti itu,” katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Suka duka lainnya, Nah Project menjual produknya dengan mengambil keuntungan yang sedikit. Alhasil mereka harus mengandalkan banyaknya jumlah produk yang terjual.

“Suka dukanya pasti banyak ya, maksudnya kita juga bermain dengan margin yang sangat kecil untuk brand kita ini. Jadi kita benar benar mengandalkan dari nominal dan quantity sell-nya (item terjual), bukan dari margin profit gitu,” lanjutnya.

“Jadi kita harus terus menerus gimana caranya bisa engage dengan customer, bisa terus terusan bales chat customer, supaya mereka bisa jadi customer yang untuk ke depannya mereka masih mau coba lagi (produk Nah Project),” lanjutnya.

Bukan hanya itu, Nah Project, dalam memproduksi sepatu juga kesulitan mencari vendor lokal yang sesuai kebutuhan mereka.

“Susah banget (cari vendor) karena sebenarnya belum banyak ya, apalagi di Bandung, karena pasarnya masih paling banyak pasarnya sepatu kulit. Jadi untuk yang bisa produksi sneakers itu malah bukannya susah tapi malah nggak ada. Jadi kita kadang harus rela keluar kota juga untuk nyari vendor yang bisa kita pakai,” tambahnya.

Tim Nah Project yang saat ini terdiri dari 8 orang, yakni Rizky Arief Dwi P. (CEO), Karina Innadindya (COO), Aldi Nur Suryadi (Manager Operational), Alfan (Billing), Heddy (Customer Service), Tommy Tanuwijaya (Creative), Rendy Maulana (Creative), dan Bangga (Head Customer Service). (

Source :

Detik

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


two × 2 =