Pria Lansia Telantar di Got, Anak Diimbau Merawat Agar Tak Durhaka

Source: Internet

 

Kisah pria lansia Udjan Susanto (74) tidur di got di wilayah Jakarta Barat dengan kondisi yang sangat memprihatinkan viral di media sosial. Dinas Sosial DKI Jakarta mengimbau anak-anak Udjan mau merawat.

“Kan anaknya ada 3, saya mengimbau kepada anaknya, sebaiknya anaknya lah yang merawat,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta Miftahul Huda saat dihubungi detikcom lewat telepon, Jumat (8/12/2017).

Warganet yang prihatin atas kasus Udjan yang tidur di got setelah ditelantarkan anaknya berharap Dinsos DKI Jakarta mau menempatkan pria renta itu ke panti. Namun bagi Miftahul, panti adalah opsi terakhir.

Menurut Miftahul, penelusuran pihaknya, Udjan memiliki 3 orang anak. Satu tinggal di Depok, Jawa Barat, satu lagi di kelurahan Duri Utara, Jakarta Barat, dan terakhir di luar daerah. Dia berharap salah satunya ada yang mau merawat Udjan.

“Dirawat di panti itu adalah alternatif terakhir, Kalau anaknya yang menolak kan di Duri. Mungkin anaknya yang lain membaca detik, saya harap untuk merawat,” ujarnya. Dia meminta para anak Udjan memikirkan baik-baik hal ini.

“Karena yang terbaik adalah perawatan keluarga, bukan panti. Lagi pula agama apa saja menganjurkan untuk berbakti kepada orang tua. Masa orang tuanya… Mau nggak dia dikatakan anak durhaka? Kan tidak mau kan,” sambung Miftahul.

Saat ini Udjan telah dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Miftahul memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggung biaya perawatan Udjan hingga sembuh.

Kisah Udjan tidur di atas got beralaskan karton di dekat SD Widuri Indah, Jakarta Barat viral di media sosial. Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Barat kemudian datang menyelamatkan pria lansia itu pada Kamis (7/12).

Baju tidur yang Udjan kenakan dan alas tempatnya tidur saat itu sudah penuh kotorannya sendiri. Dia sempat telantar di lokasi selama 4 hari dalam kondisi sakit. Dia bertahan hidup dengan makan dan minum dari belas kasihan orang.

Udjan telantar di daerah tersebut setelah diusir anaknya berinisial SS yang hendak dia temui. Dia sebelumnya mengaku diusir dari rumah anaknya yang lain di Depok, Jawa Barat.

Petugas Dinsos, pihak kelurahan dan RT/RW sempat mendatangi SS, namun dia menolak mengakui Udjan sebagai ayahnya. Dia juga membuat surat pernyataan tidak lagi punya hubungan dengan pria lansia tersebut.

Pria Lansia Telantar di Got, Anak Diimbau Merawat Agar Tak Durhaka

Berikut isi surat pernyataan yang dibuat SS tersebut dan ditandatangani di atas materai:

Bahwasanya saya ahli waris (3 bersaudara) sudah tidak memiliki hubungan lagi sebagai orang tua dan anak sejak 5 tahun yang lalu (tahun 2012).

Maka sejak saat itu saya tidak lagi memiliki sangkut paut dan tidak lagi bertanggung jawab dengan nama Bapak Udjan Susanto.

Demikianlah pernyataan saya. Surat pernyataan ini dibuat dalam kondisi sehat wal afiat dan tanpa paksaan siapapun.

Jakarta, 7 Desember 2017.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


five × 5 =