Polda Jambi Musnahkan 41 Kg Ganja dan 9.969 Butir Pil Ekstasi

Source: Internet

 

Peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) di Provinsi Jambi masih terus meningkat. Peningkatan peredaran narkoba tersebut tercermin dari banyaknya kasus peredaran narkoba yang terungkap di daerah itu. Selain itu barang bukti narkoba dan jumlah tersangka kasus narkoba yang diamankan di Jambi juga semakin banyak.

“Selama September-Oktober, Polda Jambi berhasil menangkap sebanyak 14 orang pengedar narkoba. Sebagian besar pengedar tersebut berasal dari Aceh. Barang bukti narkoba yang disita dari para pengedar tersebut, yakni pil ekstasi sekitar 9.969 butir. Kemudian ganja 41 kg dan sabu-sabu sekitar 4,5 kg. Seluruh barang bukti narkoba itu dimusnahkan hari ini (Rabu, 25/10). Nilai barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut mencapai Rp 15 miliar,” kata Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto seusai pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Jambi, Rabu (25/10).

Menurut Priyo Widyanto, Polda Jambi mengamankan banyak tersangka pengedar narkoba dan menyita barang bukti narkoba dengan jumlah yang cukup besar berkat gencarnya operasi pemberantasan narkoba di daerah itu belakangan ini. Para pengedar narkoba di Jambi sebagian besar tertangkap di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.

“Para pengedar dan kurir narkoba yang tertangkap di Jambi sebagian besar berasal dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Para tersangka diduga terlibat jaringan peredaran narkoba internasional. Mereka membawa narkoba menggunakan bus penumpang dan kendaraan pribadi. Karena itu Polda Jambi masih terus melakukan razia narkoba di Jalintim Sumatera hingga kini,” ungkap Priyo.

Kapolda Jambi menambahkan, pihaknya memusnahkan barang bukti narkoba lebih cepat mencegah terjadinya kasus penyalahgunaan barang bukti narkoba oleh oknum-oknum tertentu. Pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan setelah mendapat surat penetapan kasus narkoba dari pihak kejaksaan.

“Kami langsung cepat memusnahkan barang bukti narkoba setelah ada penetapan kasus narkoba dari pihak kejaksaan. Pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan lebih cepat menghindari adanya tindak pidana baru, yakni penyalahgunaan barang bukti oleh oknum tertentu,”katanya.

Dijelaskan, sejak Januari 2017, Polda Jambi sudah enam kali memusnahkan barang bukti narkoba. Barang bukti narkoba yang dimusnahkan sebelunya, yakni ganja sekitar 40,3 Kg, sabu-sabu sekitar 18,5 Kg dan ekstasi sekitar 8.513 butir. Sedangkan tersangka kasus narkoba yang ditangkap di daerah itu sejak Januari lalu mencapai 50 orang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


6 + five =