PKS optimis Prabowo menang lagi di Jawa Barat

merdeka.com

 

Merdeka.com – Partai pengusung Prabowo-Sandiaga Uno memilih untuk mematangkan strategi jelang Pilpres 2019. Mereka enggan disebut kalah langkah dan tidak mempermasalahkan kubu Jokowi-Ma’ruf Amin sudah unjuk kekuatan.

Ketua bidang Humas DPP PKS, Ledia Hanifa mengatakan, saat ini partai koalisi masih merumuskan tim pemenangan di daerah. Semuanya dilakukan agar pergerakan saat kampanye nanti bisa terkoordinir dengan baik.

“Kami sedang membahas tim pemenangan di daerah pada level provinsi, kota dan kabupaten. Kalau rapat kan enggak usah digembor-gemborkan,” katanya sambil tersenyum saat ditemui di Jalan AH. Nasution, Kota Bandung, Selasa (11/9).

Untuk pengumuman ke publik, PKS dan partai koalisinya sepakat dilakukan setidaknya sampai setelah KPU mengumumkan calon tetap. Meski begitu, ia menyatakan bahwa saat ini kader di daerah sudah mulai bergerak melakukan konsolidasi.

Anggota Komisi X DPR RI itu tidak ambil pusing dengan kubu lawan yang sudah menggembar-gemborkan kekuatannya dalam Pilpres mendatang.

“Ya gapapa. Yang jelas, kami optimistis menang lagi (di Jabar). Secara umum parpol koalisi kami basisnya kuat di Jabar,” ujarnya.

“Yang kami lihat, pergerakan di Pilpres masih dinamis. Bukan tidak mungkin parpol pengusung Jokowi di tingkat daerahnya mendukung prabowo,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin tingkat Provinsi Jabar menargetkan bisa meraih suara 60 persen di Pilpres 2019.

Jubir Tim Pemenangan Jokowi-Maruf Amin Jabar, MQ. Iswara menyebut kekuatan Jokowi menghadapi Pilpres tahun depan sudah sangat matang, ditambah solidnya partai koalisi di tingkat daerah.

Setiap partai yang tergabung dalam koalisi ia sebut rata-rata punya calon legislatif Kab/kota sebanyak 1.200 orang, 120 caleg provinsi dan 100 caleg pusat. Ditambah punya kepala daerah di 22 daerah. Mereka sudah diarahkan untuk ikut mengkampanyekan Jokowi-Maruf amin.

Sekretaris tim pemenangan Jokowi-Maruf, Abdy Yuhana mengatakan pembangunanyang sudah dilakukan Jokowi selama jadi presiden merupakan isu andalan untuk menarik perhatian masyarakat Jabar.

Sosok Maruf Amin pun akan dimaksimalkan untuk meraih segmen yang tidak maksimal dikuasai Jokowi di Jabar. Di antaranya tokoh agama dan masyarakat pedesaan.

Seperti diketahui, pada Pilpres 2014, pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen. Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.

Tingkat partisipasi pemilih di Jabar mencapai 70,93 persen, setara dengan 23.990.089 pemilih dari jumlah daftar pemilih tetap di Jabar, yakni 33.821.378 jiwa. Total suara sah dari kedua pasangan tersebut ialah 23.697.696.

Pasangan Prabowo-Hatta menang di 22 kabupaten/kota di Jabar. Sementara itu, Jokowi-JK hanya unggul di empat kabupaten/kota di Jabar, yakni Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


two × 3 =