Pilot Lion Air Mengaku Dapat Sabu dari Temannya di Tangerang

Source: Internet

 

Pemeriksaan intensif terus dilakukan terhadap oknum pilot Lion Air berinisial MS (48). Dia ditangkap usai mengisap sabu di kamar Hotel T-More Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/12/2017) malam.

“Saat diperiksa, MS mengaku barang bukti sabu ini didapatnya dari rekannya di Tangerang,” kata Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho, dalam konferensi pers di Mapolresta Kupang, Selasa (5/12/2017).

MS, lanjut Anthon, mengaku bahwa sabu tersebut dibawa dari Tangerang menuju Kupang dengan diselipkan di dompet miliknya.

“MS mengaku baru sekali menggunakan sabu, tapi tentu kita sedang lakukan pengembangan,” ucapnya.

Peristiwa penangkapan itu terjadi di dalam sebuah kamar Hotel T-More Kota Kupang pada pukul 21.05 Wita

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho mengatakan, kejadian itu bermula ketika pihaknya mendapat informasi terjadi penyalagunaan penggunaan narkoba.

Berdasarkan info itu, Kasat Narkoba Polres Kupang Kota dan tim melakukan penangkapan di salah satu kamar hotel. Penangkapan dilakukan pula setelah melakukan koordinasi dengan manajemen hotel dan petugas keamanan.

“Petugas security bersama anggota polisi lalu menuju kamar yang digunakan dan menangkap pelaku sedang menggunakan narkoba dan minuman keras,” ucap Anthon.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu paket sabu, satu alat hisap, satu pemantik gas hijau, sedotan plastik, jarum suntik, telepon genggam dan satu botol minuman keras.

Anthon mengatakan, sisa sabu yang telah digunakan dan diamankan oleh polisi seberat 0,57 gram. Saat ditangkap, MS sedang sendirian menggunakan sabu dan dalam kondisi sadar.

“Setelah kami periksa dan lakukan tes, ternyata dia positif menggunakan narkoba,” ucapnya.

MS kemudian digelandang ke Mapolres Kupang dan ditahan serta diperiksa secara intensif. Selain itu, polisi juga memeriksa tiga orang pegawai hotel sebagai saksi.

“Dia dijerat Pasal 112 subsider Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tuturnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


3 − 3 =