Pemerintah, Bulog, dan Swasta Kerja Sama Sediakan Dryer Gabah

Source : cnn

 

Pemerintah berencana meminta Perum Badan urusan Logistik (Bulog) untuk menyediakan fasilitas pasca panen kepada petani yakni berupa mesin pengering gabah (dryer). Hal itu bertujuan untuk mendorong produktivitas hasil panen.

“Angka dryer itu masih terlalu kecil. Kami juga bersama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) sedang bekerja keras untuk memperluas jumlah dryer,” kata Deputi Bidang Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah di hotel Pullman, Jakarta, Selasa (27/3).

Ia pun tengah berkoordinasi dengan pihak swasta untuk membantu mengatasi masalah kekurangan dryer ini. Nantinya, setiap penggilingan yang ada di Indonesia akan diberi fasilitas dryer. Namun, ia masih akan membicarakan masalah tersebut dengan pemangku kepentingan baik itu Bulog, swasta, dan penggilingan.

Jumlah dryer saat ini masih sangat kecil. Ketersediaan dryer di Indonesia hanya sekitar 20-25 persen dari yang kapasitas yang dibutuhkan untuk mengolah hasil panen.

“Kami akan rapat untuk mendiskusikan ini dengan teman-teman pelaku penggilingan. Penggilingan kecil ini banyak, ada sekitar 1.700 atau sekian lah. Nah dari kelompok penggilingan itu kami harapkan punya dryer,” kata Musdhalifah.

Musdhalifah mengatakan kemungkinan penggilingan gabah dapat menggunakan fasilitas dana dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai memperoleh dryer.

“Mungkin kami coba cek kalau KUR bisa fasilitasi,” katanya.

Lebih lanjut, menurut Musdhalifah, penyediaan dryer untuk gabah sangat penting sebagai fasilitas pasca panen. Pasalnya, jumlah fasilitas dryer yang minim akan berdampak pada produksi beras. Banyak beras yang terbuang apabila penggilingan kekurangan dryer.

Source :

CNN

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


19 + 14 =