Pelajar SMA yang Membully anak SMP akan Di Panggil Polisi Lagi

Source: Internet

 

Meski kasus bullying yang dilakukan pelajar SMA terhadap siswa SMP di dekat kantor walikota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah diselesaikan secara kekeluargaan, polisi tetap menjalankan proses hukum.

“Ya, proses hukum berupa penyelidikan sedang berjalan,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho saat dikonfirmasi wartakotalive.com, Rabu (20/9/2017).

Menurutnya untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut maka, baik pelaku maupun korban akan dipanggil atau didatangi oleh pihak kepolisian Polres Tangsel.

“Akan kita pertimbangan apakah pengambilan keterangan dengan cara melakukan pemanggilan atau kita yang akan mendatangi para pihak,” jelasnya.

Semua itu dilakukan atas dasar, menjaga hak-hak mereka yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar atau di bawah umur.

“Nanti akan kita liat keadaan terkini dengan melihat status mereka sebamerk dan kewajiban penyidik Polri menjamin Hak Anak,” terang Alex.

Diketahui, aksi bullying ini menjadi perbincangan hangat di media sosial karena video tersebar di jagad maya. Dalam video tersebut nampak siswa SMP tanpa mengenakan baju di jemur di sebuah lapangan.

Aksi itu pun terjadi pada siang hari tepat saat jam istirahat pegawai pemerintahan, dan salah seorang yang melihat kejadian tersebut langsung merekam mengunakan telepon gengam dari lantai empat gedung Puspemkot.

Melihat aksi tersebut menjurus ke kerasan, pihak keamanan balai kota bersama polisi yang berada di sekitar lokasi langsung menuju ke lokasi dan mengamankan para pelajar.

Pelajar tersebut di bawa ke Polsek Pamulang untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenak akifitas yang terjadi di lapangan tersebut dan ditemukan fakta bahwa sedang terjadi aksi bullying.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


16 − five =