Pasien RS Jiwa yang Ceburkan Diri ke Bengawan Solo Ditemukan Tewas

Source: Internet

 

Ngatman (35), korban hanyut di Sungai Bengawan Solo, akhirnya ditemukan di Dusun Bodo, Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 05.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Warga Ploso Kerep, RT 001 RW 005, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, ditemukan menepi di gundukan pasir saat warga melintas di lokasi tersebut. Korban merupakan pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta yang menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo, Minggu (17/12/2017) siang.

Juru bicara Basarnas Pos Surakarta, Yohan Tri mengatakan, korban ditemukan warga menepi di gundukan pasir sekitar aliran Sungai Bengawan Solo. Warga yang melihat jasad korban menepi langsung menghubungi petugas terkait. Setelah dilakuka koordinasi selanjutnya diadakan visum di lokasi oleh Polsek Gondangrejo.

“Kemudian dengan ambulans, korban dibawa ke RSJD Surakarta untuk divisum oleh inafis bersama keluarga korban,” katanya kepada wartawan di Solo, Selasa.

Pencarian korban hanyut dilakukan melibatkan tiga kelompok relawan. Pencarian dimulai Senin (18/12/2017) pukul 10.39 WIB dari tempat pertama kali korban hanyut di Ketingan Timur, Kecamatan Jebres, menuju Pos Ngelo Kebakkramat, Karanganyar sekitar 10 kilometer.

Kemudian pukul 14.15 WIB, pencarian dilakukan dari titik pemberangkatan lokasi pertama hanyut menuju Jembatan Sari Sargen atau sekitar 15 kilometer.

“Pencarian diperluas dari sebelumnya Pos Ngelo Karanganyar menuju Jembatan Sari Sragen. Karena hujan, pencarian dihentikan,” tambah Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Eko Prajudhy Nor Ali.

Karena turun hujan, pencarian sempat dihentikan pada Senin sore dan dilanjutkan pagi hari ini. Namun Selasa pukul 05.00 WIB, korban ditemukan di kawasan Gondangrejo, Karanganyar.

Source :

Labib Zamani

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


two + 7 =