Ngantre Coblos Pilkades, Kakek Ini Meregang Nyawa

pic : poskotanews

 

Emud, warga Kampung Ciawun Lebak, Desa Citarik, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi meninggal ketika mengantre untuk mencoblos pada pilkades, Minggu (22/10/2017).

Kuat dugaan meninggalnya pria berusia 67 tahun ini lantaran serangan jantung. Soalnya, saat mengantre suasana masih lengang tidak berdempet-dempetan. Diperkuat lagi dari keterangan keluarga dan warga bahwa Emud berpenyakit jantung.

Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi menerangkan, pria paruh baya ini tiba-tiba pingsan sebelum memberikan hak suaranya. Saat itu langsung ditolong oleh panitia dan tenaga medis kemudian dibawa ke RSUD Pelabuhan Ratu.

“Beliau jatuh pingsan saat antrean masih jarang sekitar pukul 08.10 WIB. Beliau meninggal bukan karena berdesakan karena situasi masih jarang. Melainkan diduga karena serangan jantung,” terangnya.

Pilkades Citarik diikuti oleh lima calon yakni Ami Rusmiyadi, Erwin Senjaya, Asep Gumilang, Ujung Abdul Malik, dan calon petahana M. Ledy Nurlaedi.

Desa Citarik memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak jika dibandingkan dua desa lain di kecamatan Palabuhanratu yang sama-sama menggelar Pilkades yakni Cibodas dan Pasirsuren.

DPT di Desa Citarik sebanyak 9.308 jiwa. Sedangkan di Cibodas sebanyak 5919 pemilih dan Pasirsuren dengan 5017 pemilih.

Untuk diketahui, pelaksanaan pilkades gelombang dua kali ini dilaksanakan serentak di 71 desa tersebar di 38 kecamatan.

Source :

poskotanews

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


nineteen − fourteen =