Motif Istri Cantik Dibunuh Karena Minta Mobil Diragukan Polisi

Source: Internet

 

Motif pembunuhan istri cantik oleh suaminya di Karawang, Jawa Barat, mulai terungkap. Pengakuan tersangka bahwa dia kesal karena korban sering minta mobil dan karena Siti Saidah alias Nindy (21) menghina pelaku dan keluarganya mulai diragukan.

Ini terungkap dari sepotong  surat Nindy yang ditemukan oleh polisi. Isinya ” Pengen Pulang ke rumah tetapi malu kepada keluarga, malu juga sama tetangga”

Punya suami tapi gak tinggal bareng. Pikirannya pasti banyak yg negatif.

Ada lagi dengan tulisan . “Yah Bunda Pamit aja ya.. Udah capek ngadepin sifat kamu. Kamu lebih sayang mereka ketimbang aku.”

Surat itu ditemukan polisi ketika melakukan olah kejadian tempat kejadian terakhir di kontrakan pasangan suami istri itu di Grand Orland, Jalan Syech Quro, Dusun Ciranggon 3 RT 011 RW 003, Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengungkapkan, surat tersebut ditemukan terselip dalam lemari di ruang depan kontrakan korban.

Surat yang ditulis dalam kertas folio putih itu bertuliskan keinginan Nindy untuk pulang ke kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.

suratnindy

Sayangnya dalam surat tersebut tak tertera kapan surat tersebut ditulis. Hanya saja, berdasarkan pemeriksaan, surat tersebut sudah dibaca pelaku.

Sebelumnya, tersangka yang juga suami Nindi, Muhammad Kholili (23) mengaku tega menghabisi nyawa korban lantaran merengek meminta mobil dan menghina orangtuanya.

Disinggung soal adanya wanita idaman lain, polisia belum bisa menjawab.

Seperti diketahu kasus ini terungkap ketika warga menemukan potongan tubuh manusia oleh warga di Ciranggon, Kabupaten Karawang. Potongan tubuh tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

yessssi

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengungkap pelaku adalah suami korban. Aksi keji suami terhadap istri ini dilakukan atas dasar percekcokan. Kholil, yang naik pitam, memukul Nindya hingga nyawanya melayang. Pelaku kemudian memotong-motong tubuh korban dan dibuang ke beberapa tempat di Karawang.

Source :

Poskota

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


12 + two =