Melawan Saat Diamankan, Dua Pembobol Rumah Dihadiahi Timah Panas

Source: Internet

 

Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan melumpuhkan dua orang pembongkar rumah dengan timah panas, karena melawan petugas saat dilakukan penangkapan pada Jumat (29/9) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kedua tersangka ditangkap karena diduga melakukan pembongkaran rumah milik Indra Sitorus di Dusun VII Desa Urung Pane, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan.

Akibat pembongkaran itu sejumlah barang berharga milik korban yang terdiri satu unit sepeda motor Vixion BK 2917 NAO warna merah, satu unit smartphone raib. Kotal kerugian dialami korban berkisar Rp 25 juta.

“Saat ini kedua tersangka sudah kita amankan berikut barang bukti, ” kata Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda M Khomaini, Minggu (1/10).

Khomaini menjelaskan, ketika Polsek Prapat Janji mendapat laporan dari korban, langsung berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Asahan untuk dilakukan penyelidikan. “Kita langsung turun, lakukan olah TKP, dan memeriksa sejumlah saksi,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, akhirnya mengarah kepada seseorang berinisial SU alias PO (45) warga Sayur Matinggi, Dusun II, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, yang baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) dalam kasus pembongkaran rumah.

“Kita mengendus keberadaan seorang resedivis dalam kasus pembongkaran rumah,” ungkapnya.

Apalagi, lanjutnya, kehadiran tersangka setelah kembali dari binaan sangat meresahkan warga setempat. “Keberadaan tersangka sangat meresahkan warga,” ungkap Khomaini lagi.

Petugas langsung melakukan penangkapan di rumah tersangka yang diketahui dalam melakukan aksinya itu dibantu oleh rekan beinisial ES (24) dan P (DPO) selaku tetangganya.  “Tersangka melakukan pembongkaran rumah bersama rekannya dan satu orang berhasil ditangkap, sedangkan seorang lagi masih DPO,” terangnya.

Pada saat pengembangan, kedua tersangka mencoba melakukan perlawanan kepada tersangka sehingga petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua tersangka.  “Keduanya kita lumpuhkan dengan timah panas,” ungkap Khomaini.

Dari hasil introgasi yang dilakukan diketahui tersangka SU alisa PO merupakan resedivis kasus Curanmor dan pembongkaran rumah, dan sudah tiga kali menjalani hukuman. Begitu juga kedua tersangka sudah empat kali melakukan pembongkaran di wilayah Simalungun dan Asahan.

“Keduanya sudah empat kali melakukan pembongkaran,” ungkapnya lagi sembari mengatakan untuk barang bukti sepeda motor telah dijual tersangka ke Labuhan Batu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


one + nine =