Ludahi Seorang Perempuan, Pemuda Ini Bernasib Apes Motornya Dibakar

Source: Internet

 

Seorang pemuda berinisial IW (26) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami nasib apes.

Gara-gara iseng menggoda seorang perempuan, sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di halaman warung internet (warnet) dibakar sekelompok pemuda hingga tinggal rangka.

Dari keterangan polisi, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 20.00 di sebuah warnet di wilayah Kecamatan Palu Barat. Berdasarkan keterangan warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), saat itu IW dan temannya berinisial FN sedang bermain online game di bilik satu.

Tiba-tiba datang tiga orang perempuan muda di warnet tersebut menempati bilik dua. IW dan FN dengan iseng menggoda tiga perempuan itu dengan cara menyingkirkan sandal yang dilepas di luar bilik dua.

Namun, tak ada reaksi yang ditunjukkan ketiga perempuan tersebut. Merasa tak digubris, dua pemuda ini melancarkan keisengannya dengan cara meludahi ketiga perempuan itu. Salah satu dari perempuan itu langsung marah dan keluar dari ruangan.

Tak berselang lama, sekelompok pemuda mendatangi warnet tersebut lalu menemui IW dan FN. Tanpa panjang cerita, salah seorang lelaki yang diduga kerabat dari para perempuan itu langsung membogem IW, sedangkan FN melarikan diri.

Karena ketakutan, IW kemudian melarikan diri naik ke lantai dua warnet. Bak pemain parkur, dari lantai dua, IW nekat melompat ke lantai bawah dan melarikan diri. Tidak terima dibogem, IW kemudian memanggil tiga orang rekannya untuk membalas kejadian tersebut.

Belum sampai di warnet, tiba-tiba ia berpapasan dengan orang yang memukul dirinya, perkelahian tak terhindarkan. Saling baku lempar batu antara dua kelompok pemuda itu tak terhindarkan. Hingga akhirnya motor Honda Beat yang ditinggal IW di halaman warnet menjadi pelampiasan amarah dari kerabat perempuan tadi.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Mujianto mengatakan, saat peristiwa itu terjadi ada dua saksi mata yang melihat langsung kejadian ketika motor Honda Beat itu dibakar. Namun, mereka tak bisa berbuat banyak.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada masyarakat agar menyelesaikan masalah itu bukan dengan main hakim sendiri. Harusnya hal ini bisa dilaporkan ke kepolisian terdekat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Jadi tidak terjadi konflik yang berkepanjangan,” ujar Mujianto, Kamis (14/12/2017).

Mujianto berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi dan membuat masyarakat menjadi resah. Untuk kasus ini, Kapolres Palu mengatakan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polsek Palu Barat. Dia juga meminta Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut untuk melakukan penyuluhan agar konflik antar-warga itu tidak berlanjut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


11 + sixteen =