Kunjungi Cirebon, Demiz Bagikan Biskuit Bayi hingga Datangi Keraton

Source : okezone

 

Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar selalu membagikan biskuit bayi dalam kegiatan kampanyenya. Hal itu pun terjadi saat ia melakukan kampanye di Kota Cirebon, tepatnya di Pasar Kanoman, Jumat (9/3/2018).

Biskuit sendiri dibagikan oleh tim kampanye. Selain biskuit, yang dibagikan kepada warga adalah stiker dan pin Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Tapi, khusus untuk biskuit bayi, itu hanya diberikan pada orangtua yang membawa balita.

Pembagian biskuit sendiri bukan hal baru. Sejak rangkaian kampanye pertama hingga hari ini, pemberian biskuit selalu dilakukan.

Pria yang akrab disapa Demiz itu menjelaskan alasan membagikan biskuit bayi. Itu dilakukan agar balita mendapatkan asupan makanan bergizi yang terkandung di dalam biskuit tersebut.

“Ini adalah dalam rangka peningkatan gizi. Ini makanan untuk meningkatkan gizi anak-anak, balita khususnya,” kata Demiz.

Menurutnya, penting untuk memberikan makanan dengan asupan gizi tinggi kepada anak-anak. Sebab, mereka masih dalam masa pertumbuhan.

“Ini kalau kita tidak segera antisipasi itu akan lost generation, karena ini (anak-anak sedang dalam) pertumbuhan sel otak. Gizi (dalam biskuit) itu untuk pembentukan sel otak,” jelasnya.

Demiz sendiri menegaskan tidak ada ajakan untuk memilihnya saat biskuit diberikan kepada orangtua. Bahkan di kemasan biskuit tidak tercantum nomor urutnya di Pilgub Jawa Barat.

Di balik pemberian biskuit itu, ia mengajak agar orangtua memberikan asupan makanan bergizi untuk anak-anaknya. Sebab, anak-anak itu kelak akan jadi penerus generasi bangsa.

“Enggak ada mengajak (memilih nomor empat), kita hanya mengajak meningkatkan gizi, enggak ada nomor, enggak ada apa-apa,” paparnya.

Menurutnya, pemberian makanan tambahan bergizi bagi anak, terutama balita, merupakan bagian dari programnya kelak jika terpilih menjadi gubernur.

Sementara itu, di Pasar Kanoman, begitu tiba, Demiz langsung diserbu warga dan pedagang yang meminta untuk berswafoto serta bersalaman. Dengan ramah, Demiz melayani permintaan mereka.

Di sela perjalanannya, Demiz sempat sarapan docang yang merupakan makanan khas Cirebon. Saat makan, ia sering ‘diganggu’ warga yang ingin berswafoto. Alhasil, Demiz harus berkali-kali terganggu saat makan karena sesekali meladeni permintaan warga.

Setelah selesai menyantap docang, ia membayar sebanyak Rp200 ribu kepada sang penjual. Ia sengaja memberi uang lebih agar warga di lokasi bisa menikmati docang dengan gratis.

Ia lalu melanjutkan berjalan berkeliling pasar. Ia sempat membeli kue basah dan petai yang dijajakan seorang nenek-nenek.

“Rp100 ribu aja pak segini,” kata sang penjual sambil menyodorkan petai dalam jumlah cukup banyak. Demiz pun langsung merogoh uang dari sakunya untuk membayar petai tersebut.

Selama perjalanan, ia tak luput dari permintaan berswafoto. Warga di lokasi berebut agar mendapat kesempatan berfoto.

Di sela kunjungannya, ia juga sempat berbincang dengan warga dan pedagang. Ia bahkan sempat berjoget dengan pengamen dan berbincang dengan tukang odong-odong.

Setelah selesai mengunjungi pasar, Demiz sempat beristirahat dan melaksanakan salat jumat. Ia kemudian mengunjungi Keraton Kanoman dan bertemu dengan keluarga keraton.

Di sana, ia meminta doa dari keluarga keraton agar Pilgub Jawa Barat 2018 berjalan kondusif. Ia ingin pilgub jadi momen untuk menyatukan masyarakat, bukan mencerai-beraikan. Keluarga keraton pun mendoakannya.

Dalam kunjungan singkat itu, Demiz sempat memaparkan bahwa ke depan Cirebon akan semakin maju dan ramai. Sebab, ada berbagai infrastruktur yang sedang dibangun di kawasan Pantura.

Demiz kemudian melanjutkan kunjungan ke salah satu stasiun televisi. Ia juga meresmikan Posko Bersama Partai Pengusung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Di sana, ia membakar semangat para kader parpol pengusung, pendukung, relawan, dan simpatisan untuk berjuang memenangkan pilgub.

Source :

okezone

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


3 × two =