Kronologi Pengeroyokan Karyawan Stadion GBLA Bandung oleh Bonek

Source: Internet

 

Seorang karyawan Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dikeroyok oknum suporter sepakbola Persebaya atau yang dikenal Bonek, Rabu (15/11/2017) sore. Korban bernama Endas Sutisana (28) mengalami luka sobek di kepala.

Endas diduga dikeroyok hanya karena menegur beberapa bonektersebut. Andri (22), rekan Endas, melihat puluhan bonek berlari mengejar Endas menggunakan tabung appar (tabung pemadam kebakaran) dan kayu.

“Sekira 30 orang tadi mengejar Endas dari pintu J sampai pintu P. Mereka saya lihat membawa tabung appar dan kayu,” kata Andri di Rumah Sakit Al-Islam, Kota Bandung (15/11/2017).

Andri mengatakan pada saat pertandingan, ada lima orang yang berada di ruang panel listrik untuk mengoperasikan lampu sorot untuk penerangan lapangan.

Terdapat tiga orang karyawan dari PT Dwitama Putra Mandiri, dan ada dua orang pegawai PLN yang berada di dalam ruang panel, Andri dan Endas adalah karyawan tetap GBLA yang sedang bertugas.

Sekira pukul 17:00 WIB, sambung Andri, tiba-tiba pintu ruang panel didobrak puluhan orang. Melihat hal itu, karena rasa tanggung jawab, Endas langsung menuju pintu dan menanyakan alasan pendobrakan pintu.

Belum sempat mendapat jawaban, Endas langsung dipukul oleh puluhan orang, dan dia berlari ke lantai tiga GBLA. “Saya lari ke lantai bawah, Endas ke lantai tiga dan terus menerus dikejar oleh puluhan suporter bonek,” kata Andri.

Andri yang sudah bekerja bersama Endas selama tiga tahun di GBLA menambahkan Endas terjatuh di pintu P dalam kondisi baju robek dan langsung dibantu dua polisi yang berjaga.

Menurut Andri, setelah Endas diselamatkan polisi, puluhan bonek itu langsung membubarkan diri.

“Endas sudah ditangani oleh tim medis, kata pihak medis, malam ini sudah diperbolehkan pulang. Saya juga melihat tadi. Endas dalam kondisi sadarkan diri meski mengalami luka pada bagian kepala,” katanya.

Pantauan Tribun Jabar di depan ruang IGD Rumah Sakit Al- Islam, Kota Bandung (15/11/2017), sekira pukul 21:50 WIB, pihak perusahaan tempat Endas bekerja, datang untuk membesuk.

Hingga pukul 22:10 WIB, Endas masih berada di dalam ruang IGD Rumah Sakit Al-Islam, Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengkonfirmasi pengeroyokan itu.

“Benar ada penonton dari bonek ditegur Endas supaya jangan terlalu dekat panel listrik. Kemudian para pelaku tidak terima langsung mengeroyok korban sehingga mengalami luka sobek di kepala,” kata Yusri Yunus saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (15/11/2017).

Akibat luka sobek di kepala korban, Endas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al-Islam, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Menurut Yusri, kejadian tersebut terjadi di ruang panel tribun pintu J Stadion GBLA, Bandung. “Luka di kepala tersebut akibat pukulan benda tumpul, dan suporter bonek masih dalam proses penyelidikan Polrestabes Bandung,” kata Yusri Yunus.

Source :

Reni Susanti

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


4 × three =