Kesaksian TGB Jadi Makmum Salat Jokowi di Tenda Darurat Gempa Lombok

liputan6

 

Liputan6.com, Lombok – Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi mengaku menjadi saksi bagaimana Jokowi melantunkan ayat Alquran saat memimpin Salat di tenda posko darurat gempa Lombok. Menurut TGB bacaan Salat Jokowi cukup baik dan jelas.

Cerita TGB menjadi makmum Jokowi ini berawal saat Jokowi menggelar rapat di posko utama penanganan gempa Lombok. Lima menit setelah mendengar paparan, mantan Gubernur DKI itu memanggilnya. Kepada TGB, Jokowi mengaku ingin menjenguk warga yang menjadi korban gempa.

“Beliau tengok saya lalu bilang, “Kita jenguk masyarakat saja, Tuan Guru”. Saya tanya, Pak Presiden mau jenguk di lokasi mana? Beliau jawab, terserah Tuan Guru. Lantas semua kalang kabut. Naik mobil, lalu turun di salah satu lokasi dekat pinggir selokan,” ucap TGB dalam keterangan tertulisnya yang diterima Liputan6.com, Selasa (14/8/2018).

Di sana, Jokowilalu menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah warga yang rumahnya hancur karena gempa. Saat berada di sebuah tenda pengungsi, Jokowi lalu mengajak rombongannya untuk salat Magrib terlebih dahulu sebelum meninggalkan lokasi.

“Saat itu ajudan beliau mengingatkan, Musalah tidak layak dan air minim untuk wudu, beliau tetap berkeras. Jadilah, kami salat disitu,” ucap TGB.

Ketika waktu salat akan dimulai, Jokowi lebih dulu menawarkan TGB menjadi imam. Namun, TGB berkilah dan mempersilahkan Jokowi memimpin salat. Hal itu dilakukan sebagai adab menghormati Jokowi sebagai tamu dan kepala negara.

“Tiga kali kali Pak Jokowi mempersilahkan saya jadi imam, “Ayo, Tuan Guru”. Saya minta Beliau yang jadi imam. Menghormati tamu. Sekaligus ingin tahu bacaan salat sehari-hari Beliau.

Jokowi lalu maju dan mulai mengimami. Maka terungkaplah bagaimana Jokowi melafalkan bacaan salat, ayat demi ayat.

“Ternyata bacaan beliau sangat terang. Rakaat pertama membaca surat Al-Humazah dan rakaat kedua membaca surat Al-Quraish,” ucap mantan politikus Partai Demokrat itu.

Diakhiri Doa Sapu jagat

Setelah salat berjamaah,Jokowi menutupnya dengan zikir dan doa dalam bahasa Arab.

“Doa beliau: Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anna. Lalu doa Ashabul Kahfi, “Rabbana aatinaa min ladunka..” dan ditutup dengan doa sapu jagat. Terakhir mushafahah dengan jamaah,” Jokowi menandaskan.

Source :

liputan6

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


two + 16 =