Kapolda DIY Minta Mahasiswa Tidak Mudah Terpancing Berita Negatif

times indonesia

 

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Kecanggihan teknologi membuat penyebaran informasi semakin mudah. Hanya, ada saja oknum yang memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut untuk menyebarkan berita bohong dan bernada provokatif.

Nah, untuk mencegah hal tersebut Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri terus mengimbauan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan ikut menyebarkan kabar yang diragukan kebenarannya. Pesan ini juga disampaikan kepada para mahasiswa luar daerah yang sedang studi di berbagai kampus di Yogyakarta.

“Sebagai sesama umat manusia, kita hidup harus saling menyayangi antar sesama,” kata Ahmad Dofiri saat menggelar silaturahmi dengan sejumlah mahasiswa asal luar Yogyakarta di Hotel Merapi Merbabu, Seturan, Yogyakarta, Rabu malam (3/10/2018).

Dofiri mengingatkan tujuan seorang mahasiswa adalah belajar dan menyelesaikan studinya dengan baik dan tepat waktu. Jangan sampai seorang mahasiswa terjerumus dalam pergaulan yang negatif.

“Buat orang tua, saudara, dan tetangga di kampung halaman bangga. Lulus dengan prestasi dengan baik dan kembali ke kampung untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat,” jelas Dofiri.

Camat Depok Abu Bakar mengajak para mahasiswa dan pendatang untuk ikut serta menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Yogyakarta. Sebab, sebagai sesama anak Bangsa Indonesia adalah saudara.

“Mari kita sama-sama ciptakan Jogja sebagai kota pendidikan yang aman dan nyaman. Para mahasiswa pulang ke kampung halamannya dengan gelar sarjana sehingga orang tua dan tetangga ikut merasa bangga,” kata Abu Bakar yang mewakili Pemkab Sleman.

Duka mendalam menyelimuti masyarakat Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pukul 17.02 WIB…

Posted by TIMES Indonesia on Friday, September 28, 2018

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


4 × five =