Kabareskrim ingatkan tugas reserse memberi kepastian hukum

merdeka.com

 

Merdeka.com – Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto ingin melakukan pembenahan di satuan yang ia pimpin. Apalagi reserse menjadi salah satu gudang masalah di kepolisian selain lalu lintas dan sumber daya manusia (SDM).

Dia pun mewanti-wanti anak buahnya dari tingkat pusat hingga Polsek untuk tidak bermain kasus hukum yang sedang ditangani. Arief akan berdiri paling depan untuk menindak anak buahnya yang terbukti menyimpang dalam bertugas.

“Jikalau saudara sudah mulai menyimpang saya yang pertama kali menangkap saudara,” katanya kepada reserse di seluruh Indonesia melalui video conference di Gedung Utama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).

Arief menuturkan, tugas reserse adalah memberi kepastian hukum kepada masyarakat secara objektif. Pedoman hukum sebagai panglima tertinggi pun harus dijunjung tinggi. Karena itu, dia melarang anak buahnya bekerja hanya atas perintah pimpinan.

“Tidak ada lagi bahasa saya lakukan perintah ini dari pimpinan. Perintah kita adalah hukum. Perintah kita supaya ini berjalan baik dan benar, supaya tidak ada penyimpangan. Dasar kita hukum dan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Mantan Asisten Kapolri Bidang SDM itu pun meminta seluruh anggota reserse melapor ke dirinya apabila ada atasan yang mengintervensi penanganan kasus untuk kepentingan pihak-pihak tertentu. Dia menyatakan siap berdiri di depan anak buahnya yang jujur.

“Kalau diganggu dengan siapapun, saya akan berada di depan mereka, menjaga mereka. Lebih baik kita dicopot karena menegakkan kebenaran daripada dicopot karena melakukan penyimpangan atau melakukan kesalahan atau kebodohan,” tutupnya.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


five × 2 =