Isak tangis warnai pasutri pembuat vaksin palsu saat bacakan pleidoi

source : merdeka

 

Pasangan suami-istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina memelas kepada majelis hakim pengadilan agar tidak merampas asetnya atas kasus tindak pidana pencucian uang. Bahkan, ketika menyampaikan nota pembelaan atas tuntutan jaksa, Rita sampai menangis sesenggukan.

“Saya meminta keringanan hukuman, mengingat anak-anak saya masih kecil-kecil,” kata Rita ketika membacakan nota pembelaan dalam sidang lanjutan TPPU di Pengadilan Negeri Bekasi, Rabu (25/10).

Keringanan hukuman dimaksud Rita adalah dengan meminta pengadilan tak merampas aset berupa rumah mewah yang ada di kawasan elit Perumahan Kemang Pratama Regency, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi senilai Rp 5 miliar lebih.

“Kami mohon yang mulia mengembalikan rumah di Kemang Pratama Regency,” Hidayat menambahkan.

Sidang sebelumnya, keduanya Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bekasi menuntut hukuman penjara selama enam tahun, dan meminta pengadilan merampas harta berupa rumah di perumahan elit Kemang Pratama, dua bidang tanah di Tambun, mobil, dan tiga unit sepeda motor.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bekasi, Andika Adikawira mengatakan, JPU berkeyakinan bahwa aset tanah dan bangunan dihasilkan dari bisnis vaksin palsu. Sebab, dalam sebulan para terdakwa bisa mengantongi keuntungan bersih mulai dari Rp 30-50 juta.

“Memang hasil yang dimiliki, pada saat melakukan usaha vaksin palsu mulai tahun 2010 sampai tertangkap oleh polisi,” katanya.

Hidayat dan Rita didakwa pasal 3 juncto pasal 10 UU No. 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancamannya hukuman penjara maksimal selama 20 tahun. Selain pasutri tersebut, ada lima orang terdakwa lain yang juga terjerat TPPU kasus vaksin palsu.

“Aset yang didapat dari hasil vaksin palsu akan dikembalikan kepada negara,” katanya.

Sebelumnya, keduanya divonis atas kasus pembuatan vaksin palsu. Hidayat divonis 9 tahun penjara, dan Rita 8 tahun penjara.

Source :

merdeka

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


fifteen − 12 =