Ini yang Dilakukan Bandar Sabu Saat Hendak Digerebek

Source: Internet

 

Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu mengaku sempat kewalahan saat menggerebek kampung narkoba Desa Sei Mencirim, simpang Adios, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Saat menggerebek rumah bandarnya, pelaku sempat memprovokasi warga.

“Ketika melihat iring-iringan mobil petugas, beberapa orang anak buah bandar sabu ini melempari rumah warga. Cara-cara ini dilakukan agar warga terprovokasi untuk menyerang petugas,” kata Martualesi, Senin (11/9/2017) sore.

Mantan Wakapolsek Medan Barat itu mengatakan, guna meredam amarah warga, petugas yang tadinya berada di atas truk lantas melompat mencari para provokator.

Beberapa polisi mendatangi satu persatu rumah warga untuk meredam situasi yang mulai memanas.

“Tahun 2014 lokasi kampung narkoba ini pernah digerebek. Petugas Polda Sumut ada yang terluka dan koma akibat diserang warga yang terprovokasi,” ungkap perwira berpangkat tiga balok emas di pundak ini.

Kendati pernah terjadi pengalaman pahit, Martualesi dan tim Polrestabes Medan yang dipimpin Kabag Ops, AKBP Doni Sembiring tetap optimis melakukan penangkapan.

Hasilnya, 15 orang yang enam diantaranya bandar sabu ditangkap.

Adapun mereka yang diamankan masing-masing Imanta Gurusinga, Monica Tarigan, Rahmat Gurusinga, Tuahta Ginting, Ruhama Tambunan, Ahmad Fadilah, Bastian Sembiring dan Wahyu.

“Bandar sabu yang kakak beradik, Imanta dan Rahmat ini sudah lama memang kami TO. Namun, Rahmat sempat membuang sabu di kamar mandi dan merusak timbangan digital,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


twelve − four =