Disebut Digembok, Ini Gerbang Pabrik Petasan yang Meledak

Ini gerbang pabrik petasan di Kosambi yang meledak (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

 

Salah satu keluarga korban menyebut, gerbang pabrik petasan di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, yang meledak, dalam keadaan terkunci. Bagaimana kondisi sebenarnya?

Salah seorang korban selamat Fahmi (20) menyatakan, saat kejadian dirinya menyelamatkan diri lewat gerbang pabrik. Namun, dia keluar lewat pintu kecil di gerbang tersebut.

“Posisi saya di dekat gerbang. Lagi pada packing. Saya lihat ke belakang, api sudah besar saja. Saya kabur lewat gerbang. Cukup satu orang keluarnya. Itu menyelamatkan diri masing-masing,” ujarnya saat dihubungi detikcom lewat telepon, Kamis (26/10/2017).

detikcom pun mencoba melakukan penelusuran di lokasi pabrik petasan ini, Kamis (26/10) malam. Gerbang utama pabrik ini dari besi, bercat hitam dan ukurannya besar. Setidaknya, lebih dari cukup untuk 2 mobil minibus keluar secara bersamaan.

Sebelumnya, pihak keluarga korban menyatakan, gerbang pabrik itu memang selalu digembok, sehingga banyak korban berjatuhan.

Hal tersebut diungkap salah seorang keluarga korban bernama Tomy saat diwawancarai di RSIA Bun, Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10). Anaknya bernama Leha (23) turut jadi korban dalam peristiwa itu.

“Leha cerita ke saya kalau di sana itu dikepung api. Banyak yang jatuh. Ada yang keinjak-injak. Masing-masing pada menyelamatkan diri. Mau keluar harus ke mana mereka bingung karena itu pabrik digembok,” ujar Toni.

“Jadi itu sistim karyawan di sana bekerja digembok. Baru setelah istirahat baru dibuka. Itu sistim dari perusahaan,” sambungnya menceritakan kembali kesaksian Leha.

Salah seorang saksi mata bernama Agus (50) sebelumnya menyatakan bahwa warga sempat menjebol tembok untuk membantu para korban keluar. Namun belum diketahui apakah ada kaitannya warga menjebol tembok ini dengan isu gerbang yang selalu digembok.

Dilihat detikcom, setidaknya ada 2 lubang tembok pabrik bekas dijebol warga untuk menyelamatkan para korban agar bisa keluar. Ada juga lubang tembok yang hancur yang disebut akibat ledakan besar.

Foto: Arief Ikhsanudin

Di gerbang itu, ternyata ada pintu kecil yang disebut Fahmi jadi lokasinya menyelamatkan diri. Dilihat detikcom, pintu di gerbang ini memang cukup sempit untuk dilalui 2 orang sekaligus. Jadi, harus bergantian.

Saat dikonfirmasi soal isu gerbang pabrik yang tergembok ini, polisi mengaku belum tahu. Penyelidikan lebih jauh akan dilakukan untuk mengungkap kebenarannya.

“Belum tahu dikunci atau nggak,” ujar Kapolres Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan saat diwawancarai wartawan di lokasi, Kamis (26/10/2017).

“Kita belum sampai ke sana. Nanti kita tanya proses penyidikan kenapa korban sebanyak itu. Kan katanya masih banyak. Nanti proses penyidikan, proses sekarang kemanusiaan,” sambungnya menegaskan.

Source :

detik

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


4 − 4 =