Demokrat Putuskan Calon Presiden Maret

Source : okezone

 

Partai Demokrat bakal memutuskan calon presiden yang akan diusung di Pemilu 2019 pada Maret nanti dalam rapat pimpinan nasional.

Meski belum menentukan posisi Agus Harimurti Yudhoyono sebagai capres atau cawapres, Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah melakukan komunikasi politik dengan semua partai.

“Insyaallah tanggal 10-11 Maret kami akan mengadakan rapimnas di Jakarta dan mengundang seluruh kader utama dan kader ranting. Dan tanggal 10-11 Maret itu Insyaallah kami mengundang Jokowi sebagai Presiden RI,” ucap Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/2).

Hingga saat ini, kata Nurhayati, belum ada arahan kepada kader partai untuk mendukung Joko Widodo di 2019 ataupun calon partai koalisi. Namun, ia menyatakan Demokrat menyambut baik rencana komunikasi politik dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang baru mencalonkan kembali Jokowi sebagai calon presiden.

PDIP rencananya akan mengutus Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Prananda Prabowo untuk berbicara dengan AHY yang kini menjadi Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma). Nurhayati menyebut hal itu sebagai pertanda baik.

“Sekarang AHY sudah menjadi Ketua Kogasma artinya AHY sudah mendapat mandat dari Demokrat untuk pemenangan pemilu. Jadi ini kita sambut baik,” katanya.

Nurhayati menilai AHY merupakan sosok yang memiliki rekam jejak mumpuni. Selain pernah berkiprah di TNI, AHY juga sempat mencicipi kontestasi Pilkada DKI.

Dalam berbagai survei, AHY pun dinilai potensial baik mendampingi Jokowi maupun Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Kalau misalnya AHY dipercaya sebagai cawapres Pak Jokowi tentu kita semua ikut mendukung. Tapi tergantung AHY sendiri,” ujar dia.

Komunikasi politik dengan Demokrat direncanakan digelar usai rapat kerja nasional (Rakernas) III. 

“Ibu Megawati menugaskan Mas Prananda dan saya untuk melakukan dialog tersebut. Dan kami akan mencari waktu yang tepat setelah Rakernas,” kata Hasto di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, Sabtu (24/2).

Hasto enggan menjelaskan lebih jauh apakah pertemuan tersebut akan membahas kemungkinan berkoalisi di Pilpres 2019 atau tidak. Ia menjelaskan hanya ingin membangun kesepahaman antara kedua partai dalam berbagai isu.

Source :

CNN

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


four × one =