Danny Pomanto: Perindo Akan Eksis Dalam Percaturan Politik Indonesia

Source : Okezone

 

Calon Wali Kota Pilkada Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menilai bahwa Partai Persatuan Indonesia (Perindo) sudah siap bertarung di perpolitikan nasional.

Perindo merupakan salah satu partai pendukung Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) di Pilkada Makassar.

“Insya Allah Partai Perindo akan eksis dalam percaturan politik di Makassar, Sulsel dan Indonesia. Tidak gampang partai yang konsisten seperti ini. Perindo yang pertama memberi dukungan (pada DIAmi) dan tidak bergeser, bersama Demokrat dan parpol lain,” papar Danny dalam sambutan pada pengukuhan Relawan Perindo untuk DIAmi di Kelurahan Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Minggu (25/2/2018).

Menurutnya, terbentuknya Relawan Perindo juga merupakan gerakan untuk memenangkan pasangan DIAmi pada tahun 2018 dan sekaligus memenangkan Perindo pada pemilu 2019.

“Partai ini akan membawa harapan baru dan sejajar dengan parpol lain,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Danny juga kembali memaparkan tentang program Instagram DIAmi, yang merupakan program untuk menyerap dan memberi solusi atas keluhan serta kebutuhan warga.

Dengan Instagram DIAmi, masyarakat bisa mengadukan secara tertulis hal-hal yang dibutuhkan oleh mereka, sesuai dengan wilayah.

“Sebentar lagi kita akan sebarkan formulir yang kita namakan Instagram DIAmi. Saya buat program dari masyarakat, apa keinginan masyarakat. Karena pemimpin yang baik adalah yang bertanggung jawab dan mampu menjawab keluhan masyrakat,” paparnya.

Dengan program itu, nantinya masing-masing Ketua RT akan mengundang warganya untuk membahas dan memusyawarahkan apa yang hendak dibangun.

Melalui program itu, Danny akan meminta Ketua RT untuk mencatat 10 warga termiskin di daerahnya. Data tersebut akan digunakan sebagai database warga prioritas yang mendapatkan bantuan, seperti KIP dan KIS.

“Persoalan KIS, KIP itu di seluruh Indonesia. Mereka tidak libatkan RT dan RW. Prosedur saat ini lurah langsung masukkan data ke pusat, kadang itu tidak terkonfirmasi,” lanjut Danny.

Di hadapan warga, Danny pun menegaskan tentang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makasaar, yang saat ini mencapai Rp1 triliun. Padahal dulu hanya sebesar Rp500 miliar.

Ia menargetkan pada 2019 PAD mencapai Rp2 triliun. Jika PAD semakin meningkat, maka insentif untuk Ketua RT dan RW pun akan meningkat.

“Kalau Rp2 triliun, minimal (insentif) Rp1 juta maksimal Rp2 juta. Kalau Rp3 triliun, minimal Rp2 juta maksimal Rp3 juta,” ia memaparkan.

Danny juga menyentil pihak yang menjanjikan untuk memberikan anggaran pada Ketua RT hingga sebesar Rp50 juta per tahun.

“Saya bagikan HP android untuk mendukung kinerja RT-RW saja digugat. Di mana logikanya, dijanji Rp50 juta, sedangkan HP saja digugat. Ada yang bilang seluruh retribusi sampah gratis. Tapi angkat sendiri. Kenapa? Karena tidak digaji itu tukang angkat sampah,” tuturnya.

Sementara, Ketua Partai Perindo Makassar, Ruslan Mahmud, mengatakan, relawan Perindo untuk DIAmi sudah terbentuk di 15 kecamatan di Kota Makassar.

Mereka merupakan kader Partai Perindo yang tidak terakomodir dalam kepengurusan partai, tetapi mereka memiliki tekad untuk memenangkan pasangan DIAmi.

Relawan Perindo untuk DIAmi merupakan gabungan dari beberapa komunitas dan kelompok masyarakat yang jaringannya sudah sampai tingkat RT.

“Ini sudah terbentuk di seluruh kecamatan dan kelurahan di Makassar. Masing-masing kecamatan jumlahnya sekitar 500 orang,” jelasnya.

Ruslan menambahkan, loyalitas anggota dan pengurus Relawan Perindo untuk DIAmi tidak perlu diragukan.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan anggota dan pengurus relawan akan merekrut warga sekitar untuk bergabung dengan mereka.

“Jadi ini bukan relawan khusus partai (Perindo). Ini murni inisiatif kader dan simpatisan,” pungkasnya.

Source :

okezone

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


sixteen − 5 =