Cerita mesin air minum dari Kementerian PUPR di Purbalingga rusak 2 tak diperbaiki

merdeka.com

 

Merdeka.com – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) milik Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyedia Air Minum (BPPSPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, mangkrak. Bahkan, Pansimas sudah tak dapat difungsikan lagi selama 2 tahun.

lalu gagal, tetap tidak dapat difungsikan.

Pihak desa juga telah menjalin kontak dengan BPPSPAM dan sempat mendapat informasi akan didanai terkait perbaikan Pamsimas. Namun faktanya, hingga saat ini belum ada dana turun dari satuan kerja tersebut.

“Mesin itu enggak kuat jadi mesinnya jebol. Sudah kami usahakan untuk diservice tapi enggak bisa harus dibawa ke pusatnya,” ujar Misnodi, Kamis (23/8).

Menurut Misnodi, program Pamsimas apabila tidak terkendala semestinya bermanfaat bagi masyarakat. Khususnya bagi masyarakat Desa Karangmalang yang hampir setiap musim kemarau mengalami kekeringan. Namun itu pun perlu didukung dengan instalasi atau jaringan yang menyeluruh ke seluruh wilayah desa tersebut.

“Kalau Pamsimas ini kondisinya bagus, pasokan airnya lancar tinggal menambah jaringannya. Karena jaringan Pamsimas belum semua terpasang,” ungkapnya.

Toren yang sudah terpasang pun tidak bisa langsung diisi air bersih baik melalui PDAM, BPBD maupun bantuan air bersih yang lainnya. Hal ini ditakutkan karena instalasi yang ada sudah rusak dan tidak bisa terpakai.

“Nanti malah kalau diisi air malah mubah (percuma). Kecuali kalau instalasinya diperbaiki, jaringannya dibuat lagi baru bisa berfungsi karena jaringan sudah lama mungkin ada yang pecah dan sebagainya,” jelas Misnodi.

Tidak hanya Pamsimas, di Desa Karangmalang juga terdapat toren lainnya yang juga tidak dapat beroperasi lagi sejak Tahun 2012. Sudah dua fasilitas air bersih di Desa Karangmalang, Kecamatan Bobotsari yang diprogramkan untuk menangani dampak dari musim kemarau, namun kedua fasilitas ini tetap gagal.

“Kami berharap bisa diperbaiki lagi sehingga warga Desa Karangmalang tidak kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Torennya di sini sudah ada tinggal mesinnya saja yang rusak,” tuturnya.

Source :

merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


9 + three =