Bocah 11 Tahun Nyaris Jadi Korban Hipnotis di Bandara Soekarno-Hatta

Source: Internet

 

Petugas Aviation Security (Avsec) di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menggagalkan upaya hipnoptis terhadap Nadia Safa Fajrina (11), Sabtu (28/10/2017) lalu.

Senior Manager Terminal 2 Bandara Soetta Edi Mukri menjelaskan, pihaknya menemukan seorang anak kecil berjenis kelamin wanita dengan ciri-ciri berulit putih dan bermata sipit. Saat itu, Nadia tampak kebingungan di Terminal 2 Bandara Soetta.

“Ketika ditemukan dia (Nadia) seorang diri di Terminal 2, kelihatan sedang linglung. Petugas kami langsung membawanya ke bagian informasi,” ujar Edi, Rabu (1/11/2017).

Saat itu, bocah berumur 11 tahun ini mengaku mencari orangtuanya yang akan pergi dengan seorang artis Instagram ke Australia. Namun , Nadia tidak tahu orangtuanya itu akan terbang jam berapa, dan di terminal mana.

“Saat ditanya dia dari mana, kenapa sendiri dan naik apa ke bandara, dia mengaku naik ojek lalu ke pul taksi di Jakarta Timur menuju Bandara Soetta,” ucapnya.

Begitu sampai di bandara, Nadia tidak menemukan orangtuanya. Dirinya justru menahan rasa pusing.

“Setelah diselidiki, kami menghubungi nomor telepon yang dia ingat. Dia nyaris menjadi korban hipnotis, karena ayahnya sedang bekerja. Sedangkan artis Instagram yang disebut sedang berada di sebuah acara,” papar Edy.

Menurut Nahim Bin Entong, sopir taksi yang membawa Nadia ke Bandara Soetta, ketika di dalam taksi Nadia lebih banyak diam.

“Dia diam, kalau enggak ditanya ya enggak jawab. Dia turun di Terminal 1,” ungkap Nahim, sopir Taksi Blue Bird dengan nomor lambung 4707.

Nahim mengaku terpaksa menyita ponsel Nadia karena korban tidak membawa uang. Sang sopir taksi sempat curiga dengan kondisi korban yang pergi ke bandara seorang diri.

“Ketika sampai di Terminal 1, saya bilang kepada dia, setengah jam saya tunggu ya, kalau saya sudah enggak ada di sini, telepon saja ke pul. Karena dia naik taksi saya dari pul di Kebon Pala, Suyoto,” ungkapnya.

Suhendro, ayah Nadia yang datang ke Terminal 2 memastikan, putrinya sebelumnya dihubungi seorang pria tak dikenal.

“Bilangnya sih seleb Instagram, dia bilang kalau ayahnya dan artis Instagram akan pergi ke Australia. Untungnya, para petugas di Bandara Soetta cepat mengamankan Nadia,” tutur Suhendro.

“Kalau tidak, mungkin sudah menjadi korban penculikan. Saya berterima kasih kepada PT Angkasa Pura II,” imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, PT Angkasa Pura II berharap orangtua lebih mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan gawai.

Source :

Warta Kota

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


nineteen + 8 =