Awal Februari, NTT Bakal Diguyur 10.000 Ton Beras Impor

Source : internet

 

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapatkan 10 ribu ton beras yang diimpor dari Vietnam pada awal Februari mendatang.

“Jadi ada kebijakan baru dari pemerintah saat ini Perum Bulog yang mengimpor beras dari luar negeri. Ada sekitar 500 ribu ton yang diimpor dan NTT mendapatkan 10 ribu ton dari jumlah tersebut,” kata Kepala Bulog Divre NTT Efdal MS di Kupang, Kamis (25/1/2018).

Ia menjelaskan keputusan dari pemerintah untuk memberikan kepercayaan kepada Bulog untuk Impor beras karena memang tugas bulog adalah menampung beras. Selebihnya Efdal sendiri mengaku tak mengetahuinya sebab sebagai Bulog meunurutnya hanya mengikuti peraturan pemerintah yang sudah tertuang dalam undang-undang.

“Ya Bulog sih ikut saja apa kata pemerintah. Toh ini juga demi mensejaterahkan rakyat,” ujarnya.

Ia pun mengaku kualitas dari beras impor itu juga sangat bagus.

“Karena memang untuk beras dari Vietnam kualitas mediumnya masuk kategori satu,” ujarnya.

Dengan masuknya 10 ribu ton beras tersebut maka jumlah stok beras di NTT hingga saat ini mencapai 34 ribu ton. “Sebab saat ini stok yang ada di gudang bulog mencapai 24 ribu ton,” katanya menambahkan.

Oleh karena itu ia mengimbau kepada masyarakat di NTT untuk tidak perlu khawatir dengan stok beras dan harga beras di NTT karena masih akan bertahan hingga empat sampai lima bulan ke depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


fourteen + 4 =