Arab Saudi vs Mesir, Momen Pembuktian Terakhir Mohamed Salah

Foto: Goal.com

 

ARAB Saudi vs Mesir mungkin menjadi partai yang tak akan begitu banyak dilirik pada pekan pamungkas babak penyisihan Grup A Piala Dunia 2018. Soalnya kedua tim tersebut memang sudah dipastikan tak lolos ke babak 16 Besar.

Meskipun demikian, sebagian penggemar sepak bola dunia masih ingin melihat aksi seorang Mohamed Salah. Apalagi laga itu akan menjadi momen terakhir bagi striker Liverpool tersebut untuk menunjukan kelasnya sebagai salah seorang pemain terbaik dunia.

Seperti diketahui, langkah Mesir sejauh ini boleh dibilang bergantung pada Salah. Produktivitasnya sepanjang babak kualifikasi, membawa Mesir kembali lolos ke putaran final piala dunia setelah menanti selama 28 tahun.

Kekalahan Mesir 0-1 dari Uruguay di laga perdana juga tak lepas dari faktor absennya Salah. Begitu pula saat ditekuk tuan rumah Rusia 1-3, tak lepas dari belum optimalnya penampilan Salah pascapulih dari cedera.

Ketergantungan itu diakui oleh pelatih Mesir Hector Cuper. “Saya tidak ingin fokus kepada seorang pemain, karena ini adalah sebuah tim. Namun harus diakui Salah memang selalu menjadi pemain penting bagi kami,” ujarnya seperti dilansir laman SKYSPORT.

Tak heran jika Cuper pun berharap Salah bisa lebih bugar dan bermain di laga terakhir kontra Arab Saudi, Senin 25 Juni 2018 malam. Ia berharap laga tersebut setidaknya bisa menjadi momen bersinarnya kembali Salah sekaligus memberikan kemenangan hiburan bagi Mesir di piala dunia kali ini.

“Ini adalah laga penting bagi kami, karena Kami ingin menang dan memberikan hasil terbaik yang kami mampu bagi rakyat Mesir,” tutur Cuper.

Antisipasi

Di kubu lawan, Salah juga menjadi pemain yang paling mendapat perhatian. Pelatih Arab Saudi Juan Antonio Pizzi menegaskan bahwa Salah adalah kunci permainan Mesir.

“Dia memiliki kualitas yang sangat baik. Bukan kebetulan, namun sudah terbukti dari penampilannya di Liga Inggris musim lalu,” tutur Pizzi.

Meskipun demikian, Pizzi tetap tidak akan menerapkan penjagaan khusus orang per orang (man to man) terhadap Salah. Ia lebih memilih untuk tetap menjaga kedalaman barisan pertahanan Arab Saudi secara menyeluruh.

“Kami sudah menyiapkan antisipasi terhadap serangan Mesir. Namun tidak akan spesifik menjaga Salah saja, semua harus diwaspadai,” kata Pizzi.***

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


19 − 2 =