5 Cara Cerdik Mengetahui Susu Sudah Basi atau Belum

Source : okezone

 

BUKAN rahasia lagi, bahwa susu memang menawarkan sederet manfaat kesehatan. Susu sendiri disebutkan sering mendapat julukan sebagai makanan lengkap dari para ahli gizi dari berbagai penjuru dunia.

Sebab susu hadir dengan kandungan kaya protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan yang baik. Namun, segelas susu tidak akan bisa memberikan manfaat untuk kesehatan jika ternyata sudah basi bukan? Alih-alih sehat, menenggak segelas susu basi malah bisa membuat perut sakit.

Lalu bagaimana cara agar bisa melihat dan mengetahu bahwa susu yang disimpan di rumah, sudah basi atau belum. MelansirNdtv, Jumat (24/3/2018) ini uraian singkat 5 cara cerdik untuk mengetes apakah susu sudah basi atau belum.

1. Tes aroma 

Cara pertama yang paling simpel untuk melihat apakah susu sudah basi atau tidak, ialah dengan mencium aroma susu tersebut. Sekotak susu yang segar tidak akan mengeluarkan aroma atau bau yang tidak biasa, bau tidak sedap adalah karateristik dari susu yang sudah basi.

2. Cek konsistensi dan teksturnya 

Susu pada dasarnya adalah cairan yang tipis dan halus, nah jika susu yang disimpan di rumah terdapat gumpalan, lalu warnanya bukan putih bersih melainkan kekuningan, maka ini adalah tanda-tanda susu tersebut adalah susu tidak segar atau susu yang tidak layak untuk dikonsumsi. Untuk memeriksa tekstur susu, coba tuangkan susu ke dalam gelas, lalu jika terlihat mulai mengental dan tekstur serta konsistensinya seperti yogurt atau keju cottage.

3. Lihat warnanya 

Warna dari susu murni yang segar, ialah warna putih bersih. Jika susu mulai ada berubah warna, bahkan hanya sedikit kekuningan atau bisa sampai putih pucat ada kemungkinan kuat bahwa susu tersebut tidak aman untuk dikonsumsi. Untuk memeriksa warna dengan lebih baik, Anda dapat menuangkan susu ke dalam gelas transparan dan hadapkan terhadap sinar cahaya. Jika warnanya berwarna putih, maka susu telah menjadi buruk.

4. Cek tempat penyimpanan

Memeriksa tempat menyimpan susu di sini maksudnya ialah, misalnya Anda sudah memeriksa batas kadaluarsa di karton susu tersebut, lalu masih ada sisa beberapa hari dari batas masa kadaluarsa, namun nyatanya rasa susu, lalu aroma susu juga sudah mulai aneh. Nah, kemungkinan susu ini terlalu lama disimpan dalam suhu ruangan. Maka dari itu, saat mengeluarkan susu, suhu yang direkomendasikan adalah di sekitar 39 derajat (4 derajat Celsius), jika sedang tidak dikonsumsi sebaiknya langsung simpan susu di dalam lemari pendingin untuk penyimpanan.

5. Tes microwave

Satu lagi cara cepat untuk mengetes susu, tuang sebagian susu ke dalam gelas lalu taruh masukkan ke dalam microwave sebentar saja, kurang lebih selama satu menit. Kemudian keluarkan susu, lalu amati susu tersebut. Jika susu mulai ada terdapat gumpalan, lalu ada keanehan tekstur dan warnanya. Maka susu itu disebutkan tidak aman untuk dikonsumsi.

*Sangat penting untuk memeriksa dan memverifikasi tanggal “best before ” yang tertulis di belakang kemasan kotak karton susu terlebih dahulu, sebelum dikonsumsi. Para ilmuwan dikatakan, merekomendasikan untuk mengonsumsi susu itu sebelum tiga hari dari tanggal “best before ” nya. Namun, ada banyak contoh ketika susu bahkan bisa menjadi basi sebelum tanggal masa kadaluarsanya. Maka dari itu, tetap cek dengan teliti terlebih dahulu ya!

Source :

okezone

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


ten − 1 =