13 Tewas Minum Miras Oplosan di Karawang

Source: Internet

 

Belasan korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan, yang dicampur minuman energi. Dalam empat hari terakhir, berdasarkan data Polres Karawang, jumlah korban meningga dunia menjadi 13 orang yang tersebar di tiga kecamatan.

Kapolres Karawang, Ajun Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sebelumnya sudah ada 11 orang korban tewas akibat menenggak miras oplosan merk Bigboss yang dicampur minuman berenergi Kuku Bima di Kecamatan Cikampek dan Kecamatan Klari.

“Kemarin malam, ada dua korban meninggal lagi di Kecamatan Tempuran,” kata Ade kepada wartawan, melalui sambungan seluller, Jumat (6/10).

Sebelum meninggal, kedua korban sempat dilarikan ke klinik umum dr. Erpina Herdiana dan dr. Siti Aisah. Namun kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Intan Barokah. Sesampainya di Rumah Sakit, kedua korban meninggal dunia.

Peristiwa miras oplosan maut itu, kata Ade, terjadi pada Rabu, (4/10) sekira pukul 17.30 WIB, di Dusun Jarakah 02, RT 007/002, Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang.

Atas kejadian ini, pihaknya sudah menetapkan Hardianto alias Wacih (48), penjual miras, warga Dusun Pagelaran, RT 011/006, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, sebagai tersangka.

“Berdasarkan pemeriksaan, tersangka memang sudah meracik campuran miras tersebut untuk dijual kepada konsumennya,” tambah Ade.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


11 − 1 =